Figure  

Dr KH Abdul Rokhim SH MH Sebut Ponpes Sabilul Muttaqin Ini Dan RSI Sakinah Bisa Ada Karena Doa Abah Yat

MOJOKERTO. Banyak hal yang di dunia ini, termasuk di Indonesia, diantaranya di Mojokerto yang segala sesuatunya berawal dari doa dan barokahnya para kyai pada masa lalu. Ditambah lagi banyak kyai yang pada masa lalu dikenal loman dan luar biasa sabar serta istiqomah, lebih-lebih KH Achyat Chalimi (Abah Yat) kyai yang dikenal paling kharismatik di Mojokerto dan sekitar khususnya serta Jatim umumnya.

Kurang lebih hal tersebut disampaikan Dr KH Abdul Rokhim SH MH (Kyai Rokhim / Abah Rokhim) pimpinan / pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes / PP Sabilul Muttaqin) Kalipuro, Pungging, Mojokerto, Jawa Timur. Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW, Reuni Akbar dan Wisuda Tahfidz di Ponpes Sabilul Muttaqin yang dipimpinnya, yang pada acara malam hari sebelumnya telah hadir Gubernur Jawa Timur periode 2019 – 2024 Dr Dra Ibu Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa (Khofifah).

“Termasuk Pondok Sabilul Muttaqin ini adalah karena doanya, karena barokahnya Abah Yat,” tandas Kyai Rokhim dalam sambutan pada acara yang dilaksanakan hari Minggu 22 September 2024 mulai pagi-pagi hingga siang hari. Sedangkan pada malam hari sebelumnya, Sabtu 21 September 2024, telah hadir Dr Dra Ibu Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa yang sekaligus menyampaikan sambutan saat agenda dihadiri ribuan massa.

Kyai Rokhim juga menceritakan doa dan barokah dari Kyai Hajir salah satu guru (salah satu kyainya) saat mondok di Surabaya, dimana dari beliau Kyai Hajir-lah lantas menyebabkan Rokhim muda pada waktu itu (sekitar tahun 1980, red.) menjadi tahu untuk pertama kalinya bahwa di Mojokerto ada kyai kharismatik yaitu KH Achyat Chalimi (Abah Yat).

“Sehingga dari proses itu lahirlah Pondok Sabilul Muttaqin ini, yang lahannya satu hektar lebih, hingga ada tanah yang di belakangnya luas serta di beberapa tempat lain,” ungkap Kyai Rokhim pada acara yang juga dihadiri Nyai Hj Masruroh Ketua Muslimat NU Provinsi Jawa Timur, serta berbagai tokoh dan ulama lain, termasuk H. Muchid SH Ketua PCNU terpilih Kabupaten Mojokerto untuk periode lima tahun ke depan.

Kyai Rokhim memberi contoh lain mengenai doa dan barokah dari Abah Yat, yaitu mengenai berdirinya Rumah Sakit Islam (RSI) Sakinah Mojokerto. Berawal berpuluh tahun lalu, pada suatu kesempatan Abah Yat naik mobil yang disopiri Yunus, lantas minta berhenti di depan depot di Jalan RA Basuni Mojokerto.

“Sik, sik (sebentar, sebentar), berhenti dulu,” cerita Kyai Rokhim menirukan ucapan Abah Yat pada waktu itu. Pada intinya, Abah Yat minta berhenti di depan depot itu untuk mendoakan agar ke depan bisa menjadi rumah sakit. Beberapa tahun kemudian terwujudlah RSI Sakinah milik NU.

Sebagai catatan, dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Ponpes Sabilul Muttaqin Kalipuro – Pungging – Mojokerto tersebut dimulai dari pagi-pagi sekali dengan didahului berbagai acara internal.

Barulah kemudian melangkah menuju acara inti dengan diantaranya diiringi acara Pembacaan Ayat suci Al Qur’an (ke-1) oleh Ustadzah Nafisah juara Qori’ah Nasional (santri Sabilul Muttaqin / siswa MA Sabilul Muttaqin); Shalawat Banjari; Pembagian Hadiah untuk Santri dan Siswa Berprestasi

Lalu pembacaan Ayat suci Al Qur’an (ke-2) oleh KH Usman qori’ Internasional (Pengajar Santri Ponpes Sabilul Muttaqin Kalipuro, Pungging, Mojokerto).

Juga ada Istighotsah dan Tahlil yang dipimpin oleh KH Ahmad Syatori, KH Syamsul Huda dan KH Imam Ghozali bersama para Dewan Asatidz PP Sabilul Muttaqin Kalipuro, Pungging, Mojokerto.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dirangkaikan HARLAH, Tasyakuran para siswa Kelas VI MI, IX MTs, IX SMPI, XII SMA dan XII SMK, serta mahasiswa yang telah selesai kuliah, Haflah Akhirus Sanah, Haul Ponpes Sabilul Muttaqin pada hari Minggu 22 September di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin JL Raya Trawas – Mojosari Ds Madyopuro, Kalipuro, Pungging, Mojokerto.

Dalam rangkaian acara tersebut juga ada sambutan oleh Dr KH Abdul Rokhim SH MH selaku Pengasuh PP Sabilul Muttaqin, Kalipuro, Pungging, Mojokerto.

Sedangkan Dr Dra Ibu Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa MSi (Khofifah) Gubernur Jatim 2019 – 2024, yang juga calon kuat untuk menjadi Gubernur Jatim lagi untuk periode 2025 – 2030, telah hadir pada malam hari sebelumnya. Selain itu acara juga dilengkapi ceramah oleh Nyai Hj Masruroh ketua Muslimat NU Jawa Timur.

Dalam acara tersebut, Dr KH Abdul Rokhim SH MH (Kyai / Abah Rokhim) sekali lagi menekankan mengenai pentingnya doa dan barokah dari kyai seperti yang didapatnya dari Kyai Hajir dan Abah Yat.

“Doa dan barokah kyai itu sangat penting seperti yang saya alami hingga bisa punya Pondok Sabilul Muttaqin yang sebesar ini, yang dulu tidak saya bayangkan. Bahkan dulu kalau menstarter sepeda motor lawas, sepatu saya jebol,” ungkap Dr KH Abdul Rokhim SH MH kyai terkenal yang dikenal luas serta menjadi dosen keliling nasional ke berbagai daerah di Indonesia ini. Dalam acara yang dihadiri ribuan massa itupun berjalan lancar dan sukses. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926 (Siswahyu).

Siis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *