Diduga Oknum Kepala Kampung Yudha Karya Jitu Selewengkan Dana Desa Sehingga Masyarakat Keluhkan Kampung Tidak Ada Perubahan Sama Sekali

Tulang Bawang, Faktanews24.com

Sudah menjadi rahasia umum tidak hanya dikalangan pejabat tinggi di negeri ini setingkat Lurah juga tergiur dengan mengupayakan korupsi berbagai macam dana yang diperuntukkan kepada masyarakat yang  disulap sedemikian rupa  agar bisa dinikmati sendiri oleh oknum kepala Kampung beserta jajarannya. Rabu 09/08/2024,

Beberapa waktu yang lalu tim Investigasi media ini mendapatkan temuan yang serupa di Kampung Yudha Karya Jitu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung.

Dari data yang berhasil dihimpun oleh tim kuat dugaan seorang oknum Kepala Kampung (SY) dengan sengaja telah menyalahgunakan wewenangnya demi untuk memperkaya diri, dari anggaran Dana Desa ketahan pangan 20% dan dana yang lain-lainnya sehingga diduga menimbulkan kerugian masyarakat desanya serta Negara.

Contoh di tahun 2023
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jembatan Milik Desa
Jembatan Desa
Tahap 1 Rp 72.036.300

Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa **
Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa
Tahap 2 Rp 56.011.000

Pemeliharaan Jalan Usaha Tani
Jalan Usaha Tani
Rp 141.000.000

Keadaan Mendesak
Jumlah Kejadian Keadaan Mendesak
Tahap 1 Rp 39.600.000
Tahap 2 Rp 59.400.000
Tahap 3 Rp 79.200.000

Pelayanan administrasi umum dan kependudukan (Surat Pengantar/Pelayanan KTP, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dll)
Pelayanan Administrasi Umum dan Kependudukan
Tahap 1 Rp 14.200.000
Tahap 2 Rp 26.200.000
Tahap 3 Rp 38.200.000

Dari beberapa yang di anggarkan diatas tidak sesuai dengan besarnya yang dianggarkan contoh pembuatan satu unit jembatan yang dianggarkan senilai
Rp 72.036.300 menurut keterangan narasumber jangan kan segitu pak 50 juta saja sudah lebih bagus dari itu, bahkan kami masih dapat untung cetus AM, Selaku masyarakat setempat.

Lebih lanjutnya Tim mempertanyakan anggaran dana untuk pelayanan pembuatan KTP Akta dan lain-lainnya itu gratis apa bayar ungkap salah satu awak media dengan tegas salah satu warga masyarakat mengatakan ya tetap bayar pak walaupun cuma sekedar untuk uang operasional nya kami tetap membayar cetus MJ, Selaku warga masyarakat setempat.

Lanjutnya AM, dan MJ, juga mengatakan tapi kebanyakan warga tidak lewat kampung pak selain masih ada biaya nya terlalu lama dan ribet kalau melalui kampung
Maka dari kebanyakan dari kami langsung melalu jasa orang lain walaupun lebih mahal sedikit gak jadi masalah yang penting cepat jadi.Imbuhnya

Lanjutnya,, yang pasti nya semenjak di pimpin oleh pak SY bukan nya maju tapi tetap begini saja pak tidak ada perubahan sama sekali, maka dari itu pak wartawan, kami sudah sepakat untuk satu sampai dua tahun ke depan apabila tidak ada perubahan maka kami akan bersatu untuk menurunkan (SY) sebagai kepala kampung cetus MJ, yang kesal dengan janji-janji (SY) sebelum menjadi kepala kampung.

Lebih lanjutnya Tim Media dan Lembaga setelah berita ini di terbitkan maka akan segera berkoordinasi dengan pihak Aparat Penegak Hukum (APH) serta dinas-dinas terkait baik daerah maupun pusat, Jelas Herwansyah wakil pimpinan Redaksi Media Faktanews24.com

(Tim)

WAPIMRET/082241862411