Diduga Proyek BPJN Sulut Rusak Baru Setahun Dikerjakan

Faktanews24.com, BOLMUT || Proyek Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara (Sulut) diduga ruask baru setahun dikerjakan.

Kerusakan tersebut terpantau awak media saat melakukan infestigasi di lokasi berada di dua Desa di Kecamatan yang sama, Kecamatan Sangkup Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kerusakan tersebut saluran air/drainase dan pondasi dari bahu jalan.

Mengejutkan terkait proyek BPJN Sulut. Proyek yang baru dikerjakan setahun, diduga telah mengalami kerusakan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

BPJN harus memastikan bahwa setiap proyek yang dikerjakan memiliki kualitas yang tinggi dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Dugaan kerusakan pada proyek yang baru selesai setahun dikerjakan menimbulkan kekhawatiran besar terkait penggunaan dana publik yang digunakan untuk proyek tersebut.

BPJN Sulut dan pihak terkait segera melakukan investigasi mendalam terkait kondisi proyek tersebut. Transparansi dalam proses investigasi dan penanganan masalah yang terjadi adalah kunci untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pekerjaan yang dilakukan oleh pihak terkait.

Mengimbau kepada pihak terkait untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat terkait proyek-proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan di wilayah ini. Masyarakat berhak untuk mengetahui kemajuan dan kualitas dari setiap proyek yang menggunakan dana publik, demi memastikan bahwa dana tersebut digunakan dengan efisien.

Awak media akan terus memantau perkembangan terkait dugaan kerusakan proyek BPJN Sulut. Kepentingan masyarakat dan kualitas infrastuktur yang berkualitas harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan proyek. Memastikan bahwa proyek-proyek pembangunan di wilayah ini dapat berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

Kasatker PJN 2 Sulut Rhismono saat dikonfirmasi awak media terkait persoalan tersebut melalui telefon/Whatsaap, sampai berita ini naik belum direspon.

Athar L

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *