Polresta Cirebon turunkan Pasukan Operasi Ketupat 2025, Siapkan 1.600 Personel untuk Pengamanan Mudik

Faktanews24.com
KABUPATEN CIREBON — Menjelang arus mudik dan arus balik Leba ran 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bersama jajaran kepolisian Polresta Cirebon dan instansi terkait menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Ketupat 2025.

Kegiatan ini berlangsung di lapangan stadion Ranggajati, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (20/3/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cirebon Imron menegaskan, bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan kesiapan petugas di lapangan guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

“Kami sudah mengecek kesiapan pasukan dan kendaraan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik. Mudah-mudahan, arus mudik dan balik di Kabupaten Cirebon berjalan lancar,” ujar Imron.

Selain itu, ia juga menyinggung kesiapan infrastruktur jalan di Kabupaten Cirebon. Menurutnya, beberapa perbaikan jalan masih dalam proses dan akan dilakukan penyempurnaan setelah musim mudik selesai.

“Infrastruktur saat ini sedang dalam perbaikan. Sekarang kita rapikan dulu, nanti setelah Lebaran akan ada perbaikan yang lebih besar, termasuk betonisasi di beberapa titik,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menegaskan, bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan 1.600 personel gabungan untuk pengamanan selama Operasi Ketupat 2025.

“Dalam operasi ini, Polresta Cirebon mengerahkan 757 personel, ditambah dengan dukungan dari berbagai instansi seperti TNI, Brimob, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pramuka, dan stakeholder lainnya,” ungkapnya.

Untuk memastikan keamanan pemudik, pihak kepolisian juga telah mendirikan 14 pos pengamanan (pospam), 11 pos pelayanan (posyan), dan 1 pos terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis di Kabupaten Cirebon.

“Kami juga memastikan kesiapan perlengkapan personel, termasuk jas hujan dan pakaian dinas, agar mereka dapat bertugas dengan optimal di pos-pos yang telah ditentukan,” tambah Sumarni.

Selain pengamanan lalu lintas, kepolisian juga mengantisipasi potensi tindak kejahatan selama masa mudik.

“Kami menerapkan sistem siaga 24 jam selama Operasi Ketupat. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, seperti mengunci rumah saat mudik dan menitipkan kendaraan di Mapolres atau Mapolsek terdekat jika diperlukan,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli di lingkungan yang banyak ditinggal pemudik guna mencegah aksi pencurian.

“Kami meminta warga yang akan mudik untuk memberi tahu ketua RT atau petugas setempat agar lingkungan mereka dapat dipantau dengan lebih intensif,” pungkasnya.

Syahriel

Shahril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *