Faktanews24.com
Diduga makin memanas antara pedagang dan panitia pembangunan Los pasar terjadi cek cok mulut dan saling berebut untuk membeli Los pasar tersebut, dari pembayaran pedagang sudah kurang jelas dan ricuh, pasalnya pedagang harus bayar kepada dua penguasa sebagian bayar dengan kepala kampung dan sebagian bayar dengan Umi selaku bendahara pembangunan Los tersebut, Kamis 20 Agustus 2026
Yang menjadi keanehan tentang pembangunan Los tersebut awal nya yang bisa beli dan menempati itu harus orang lama lebih tepatnya orang yang punya lapak yang telah di bongkar untuk kenyamanan dan ketertiban pasar, Rawajitu Kecamatan Rawajitu Selatan Kabupaten Tulang Bawang.
Itulah yang menjadi tanda tanya ungkap salah satu narasumber yang namanya tidak mau disebutkan dirinya sudah bayar DP 2 juta dengan pak lurah dan bayar dengan umi bendahara 4500.000 namun tetap yang beliau minta menjadi Rebutan tiga orang sehingga dia takut tidak dapat tempat ungkapnya.
Lanjutnya untuk pembayaran yang sudah masuk total 6500.000 setelah selesai maka dia tinggal bayar 6500.000 lagi jadi totalnya 13 juta itu untuk pembeli yang baru kebetulan saya memang baru, dan untuk pertahunnya di kenakan tarif 3000.000 bayar ke Kampung dan untuk pembeli yang lama hanya 11 juta Tutupnya.
Setelah Awak media mendapatkan penjelasan dari beberapa narasumber maka hal tersebut langsung di publikasikan melalui pemberitaan namun pemberitaan tersebut tidak di anggap sama sekali oleh Kepala kampung bahkan sempat keluar pembicaraan bahwa dia tidak takut dengan Wartawan.
Dari penjelasan kepala kampung itu semua yang nempati orang lama dan mereka bayar hanya 11 juta semua dari 11 juta tersebut untuk bangunan 8 juta dan 3 juta untuk PAD nya, padahal jelas Awak media memiliki bukti rekaman baik dari harga sampai pembelinya itu sebagian orang baru.
Lebih lanjutnya Awak Media menyelusuri siapa saja yang sudah membeli Los tersebut di lain tempat tim mendapatkan narasumber bahwa umu selaku bendahara pembangunan Los tersebut ikut membeli dan tak Tanggung-tanggung dia memiliki dua Los padahal jelas seorang umi bendahara sudah memiliki banyak lapak dan Los pasar dan dia itu sudah sangat kaya pak ungkap narasumber.
(Wakil pimpinan Redaksi Faktanews24.com)











