Banyuasin,FaktaNews24.Com– Polsek Banyuasin I bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Dusun II, Desa Perajin, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan pemadaman dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan melibatkan Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng S, S.H., Kanit Binmas Aiptu Syafei, S.H., personel Polsek Banyuasin I, satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT SAP beserta petugasnya, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Prajen.
Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pengecekan titik kebakaran, berkoordinasi dengan pihak terkait serta masyarakat sekitar, dan melakukan upaya pemadaman terhadap lahan berupa ilalang dan semak belukar yang terbakar.
Proses pemadaman berlangsung sekitar empat jam. Petugas melakukan penyemprotan menggunakan selang hingga area yang terbakar maupun bagian di sekitarnya dalam kondisi basah untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 1 hektar. Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, api berhasil dikendalikan dan tidak ditemukan korban dari masyarakat maupun personel yang terlibat dalam proses pemadaman.
Selain pemadaman, petugas juga melakukan klarifikasi kepada masyarakat sekitar serta penyelidikan terkait kepemilikan lahan. Polisi juga memasang garis polisi di lokasi sebagai bagian dari penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng S, S.H., melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., menyampaikan bahwa personel Polri bersama unsur terkait akan terus melakukan langkah cepat dalam menangani setiap kejadian Karhutla.
“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, personel langsung mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemadaman. Kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat kembali menyala,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat kembali diingatkan agar tidak melakukan pembakaran ketika membuka atau membersihkan lahan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Terkait penyebab kebakaran, petugas masih melakukan penyelidikan dan klarifikasi di lapangan untuk memastikan sumber api dan kepemilikan lahan.
Polres Banyuasin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan potensi meningkatnya risiko kebakaran lahan.
Secara umum, situasi di lokasi berhasil dikendalikan, pemadaman berjalan aman dan tidak terdapat korban.
(JONFN)











