Indramayu

Empat Ruas Jalan Rusak Parah di Indramayu Segera Dicor Beton, Proyek Dimulai Pekan Depan

×

Empat Ruas Jalan Rusak Parah di Indramayu Segera Dicor Beton, Proyek Dimulai Pekan Depan

Sebarkan artikel ini
file 00000000084872089f98f32dfa5512fa

Faktanews24.com – Indramayu – Harapan warga terhadap perbaikan infrastruktur jalan mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan rekonstruksi empat ruas jalan kabupaten yang selama ini mengalami kerusakan parah akan segera dimulai pada pekan kedua Mei 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, Senin (4/5/2026).

Empat ruas jalan yang akan ditangani yakni Sudikampiran–Gadingan, SP Gadingan–Segeran, Rancajawat–Sukaperna, serta ruas RJ Karangsinom–Gabuskulon. Seluruhnya akan direkonstruksi menggunakan metode cor beton guna meningkatkan daya tahan jalan dalam jangka panjang.

“Proses administrasi sudah memasuki tahap akhir. Surat Perintah Kerja (SPK) untuk pemenang tender ditargetkan terbit dalam minggu ini, sehingga pelaksanaan fisik bisa dimulai pekan depan,” ujar Malik.

Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk proyek tersebut. Saat ini, keempat ruas jalan telah berada pada tahap Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ), sebagai bagian dari prosedur sebelum pekerjaan dimulai.

Menurut Malik, kondisi jalan yang akan diperbaiki memang tergolong rusak berat, bahkan sebagian sempat menjadi sorotan publik, khususnya ruas Gadingan–Sudikampiran yang viral di media sosial.

“Penanganan ini menjadi prioritas karena kerusakannya sudah mengganggu aktivitas masyarakat. Jika tidak ada hambatan, pekerjaan fisik segera dimulai,” katanya.

Tidak hanya empat ruas tersebut, Dinas PUPR juga tengah memproses 19 ruas jalan lainnya yang direncanakan segera masuk tahap penentuan penyedia jasa. Sejumlah ruas yang masuk dalam daftar antara lain Panyingkiran–Cantigi Kulon, Tembaga Raya, Kembar Pabean Ilir–Totoran, hingga Sindang–Pecuk dan Juntinyuat–Pondoh.

Langkah ini, lanjut Malik, merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dalam memperbaiki kualitas infrastruktur dasar.

Ia menegaskan, pembangunan jalan tidak semata soal perbaikan fisik, tetapi juga menyangkut konektivitas wilayah dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

“Infrastruktur jalan yang baik akan memperlancar distribusi barang dan jasa, menekan biaya transportasi, serta membuka akses yang lebih luas terhadap layanan publik,” ujarnya.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas serta mempercepat mobilitas warga.

Namun demikian, pemerintah mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi potensi gangguan lalu lintas selama proses pekerjaan berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu sementara dan, bila memungkinkan, menghindari jalur proyek demi keselamatan bersama,” kata Malik.

Ia juga mendorong partisipasi publik dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.

Pemerintah berharap, rekonstruksi ini tidak hanya memperbaiki kondisi jalan yang rusak, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ketika akses semakin baik, aktivitas ekonomi akan bergerak lebih cepat. Pada akhirnya, kesejahteraan masyarakat juga ikut terdorong,” pungkasnya.

Loading

(D Duryanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *