Faktanews24.com – Pacitan, Suasana malam Minggu di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS) kawasan Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, terpantau sepi pada Sabtu malam, 31 Januari 2026. Usai diguyur hujan deras sejak malam hari, arus kendaraan dan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut terlihat menurun dibandingkan akhir pekan biasanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah warung dan kedai kopi yang biasanya ramai pengunjung pada malam Minggu tampak lengang. Beberapa kursi pengunjung terlihat kosong, sementara pedagang lebih banyak menunggu dibanding melayani pembeli.
Salah satu pemilik warung kedai kopi Warkit (Warung Kita), Rani, mengaku kondisi tersebut berdampak langsung pada pendapatan usahanya. Ia menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir omzet warungnya mengalami penurunan cukup signifikan.
“Untuk hari-hari ini memang terasa sepi. Apalagi malam ini tadi hujan deras, jadi pembeli sangat berkurang. Mungkin itu salah satu faktor utama yang membuat warung tidak begitu ramai,” ujar Rani saat ditemui wartawan di lokasi.
Menurutnya, kondisi cuaca yang kurang bersahabat turut mempengaruhi minat masyarakat untuk keluar rumah, khususnya pada malam hari. Selain hujan, ia juga menilai daya beli masyarakat yang menurun menjadi faktor lain yang berdampak pada aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
“Kalau dibandingkan dengan Minggu kemarin, kondisinya jauh berbeda. Minggu lalu Alhamdulillah masih lumayan ramai, tapi malam ini benar-benar sepi,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam sepekan terakhir pemasukan warungnya tidak stabil dan cenderung menurun. Meski demikian, dia mengaku tetap bersyukur dan berusaha menerima kondisi tersebut sebagai bagian dari dinamika usaha kecil.
“Kami syukuri saja. Mungkin rezekinya memang segini. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih ramai lagi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kawasan JLS Sirnoboyo selama ini dikenal sebagai salah satu titik favorit warga Pacitan untuk menghabiskan waktu malam, khususnya pada akhir pekan. Kehadiran warung kopi dan kedai makanan ringan menjadi daya tarik tersendiri, baik bagi warga lokal maupun pengendara yang melintas.
Namun, faktor cuaca dan kondisi ekonomi masyarakat dinilai masih menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha kecil di sekitar jalur tersebut, terutama pada musim hujan seperti saat ini.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno










