Berita Viral

Obat Nyamuk Maut: Rumah di Bekasi Utara Hangus Terbakar, Satu Penghuni Tewas Terjebak Kobaran Api

×

Obat Nyamuk Maut: Rumah di Bekasi Utara Hangus Terbakar, Satu Penghuni Tewas Terjebak Kobaran Api

Sebarkan artikel ini
IMG 20260723 WA02511 733x450 1

Faktanews24.com | ‎BEKASI – Sebuah tragedi memilukan melanda warga Kampung Teluk Buyung, Jalan Perjuangan RT 003 RW 008, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara. Satu unit rumah tinggal hangus dilahap si jago merah pada Kamis (23/7/2026).

Peristiwa nahas yang diduga kuat dipicu oleh obat nyamuk bakar ini turut memakan korban jiwa.Komandan Pleton Kompi A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bekasi, Hendrik, menjelaskan bahwa petaka ini bermula dari penggunaan obat nyamuk bakar yang luput dari pengawasan.

“Berdasarkan hasil penanganan di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang menyala dan mengenai material yang mudah terbakar di dalam rumah. Api kemudian dengan cepat membesar hingga menghanguskan sebagian besar bangunan,” ujar Hendrik saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026).

Nahas, cepatnya perambatan api membuat salah satu penghuni rumah terjebak. Petugas yang melakukan penyisiran di area puing-puing bangunan menemukan satu korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Dalam peristiwa ini, petugas menemukan satu orang korban meninggal dunia yang diduga tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar. Kami turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban,” ungkap Hendrik dengan nada prihatin.

Untuk menjinakkan amukan api, Damkarmat Kota Bekasi langsung mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran ke lokasi syok tersebut.

Upaya pemadaman ini juga didukung penuh oleh personel gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI). Berkat respons cepat dan kerja keras petugas di lapangan, amukan si jago merah berhasil dikendalikan hingga situasi di lokasi kembali aman dan kondusif.

Imbauan Tegas Petugas belajar dari manifes tragedi ini, Hendrik mengimbau keras kepada seluruh masyarakat agar melipatgandakan kewaspadaan terhadap penggunaan sumber api di dalam rumah, sekecil apa pun itu bentuknya. Menurutnya, kecerobohan meletakkan benda yang menghasilkan bara atau api bisa berdampak fatal.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan sumber api di dalam rumah. Pastikan penggunaannya selalu dalam pengawasan dan jauh dari benda-benda yang mudah terbakar guna mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian harta benda maupun korban jiwa,” pungkas Hendrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *