Indramayu

Pemuda Sumbermulya Deklarasikan Penolakan Korupsi, Dorong Transparansi Tata Kelola Desa

82
×

Pemuda Sumbermulya Deklarasikan Penolakan Korupsi, Dorong Transparansi Tata Kelola Desa

Sebarkan artikel ini
YouTube Thumbnail Berita Terkini Simpel Cokelat 20260201 174044 0000

Faktanews24.com – Indramayu – Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap transparansi pengelolaan anggaran desa, Persatuan Pemuda Peduli Desa Sumbermulya (P3SM) menggelar Deklarasi Damai Menolak dan Melawan Perilaku Korupsi, Minggu (1/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kuwu Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, ini menandai menguatnya peran kontrol sosial dari kalangan pemuda desa terhadap tata kelola pemerintahan.

Deklarasi tersebut diikuti sekitar ratusan peserta dari unsur pemuda dan masyarakat. Aksi berlangsung tertib dan damai, dalam pengawalan Polsek Haurgeulis, dengan pembacaan teks deklarasi yang disampaikan langsung oleh Sekertaris P3SM, Daspan, sebagai pernyataan sikap kolektif pemuda Desa Sumbermulya.

Dalam keterangannya, Daspan menegaskan bahwa deklarasi ini tidak dimaksudkan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai ajakan moral untuk membangun budaya pemerintahan yang bersih.

“Deklarasi ini lahir dari kepedulian pemuda. Kami ingin transparansi dan kejujuran menjadi dasar dalam setiap pengelolaan anggaran dan kebijakan desa,” ujar Daspan.

Melalui pembacaan deklarasi, P3SM menyatakan pandangan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa karena berdampak langsung pada hak-hak masyarakat serta menghambat pembangunan desa. Pemuda menyatakan penolakan terhadap segala bentuk suap, gratifikasi, pemerasan, pungutan liar, serta praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme di lingkungan pemerintahan desa maupun kehidupan bermasyarakat.

Selain penolakan, deklarasi juga memuat komitmen untuk mendorong penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) secara terbuka dan partisipatif. Publikasi laporan anggaran sebelum dan setelah kegiatan pembangunan dinilai sebagai bagian penting dari akuntabilitas publik.

Daspan menambahkan pernyataan yang lebih tegas terkait peran pemuda dalam pengawasan sosial.

“Pemuda tidak boleh diam ketika transparansi diabaikan. Kami akan terus mengingatkan agar setiap rupiah anggaran desa dikelola sesuai aturan dan benar-benar untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Deklarasi ini juga menyoroti pentingnya pengelolaan aset desa secara bertanggung jawab serta penataan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar dikelola profesional, tertib administrasi, dan terbuka kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan tindak pidana korupsi serta dukungan moral terhadap penegakan hukum, tanpa menyasar individu tertentu.IMG 20260201 WA0010

Selain pembacaan deklarasi, kegiatan juga ditandai dengan penyerahan naskah deklarasi kepada Pemerintah Desa Sumbermulya. Naskah tersebut diterima oleh Kasi Pelayanan Desa Sumbermulya, Subandi, yang mewakili pihak pemerintah desa.

Menanggapi penyerahan tersebut, Subandi menyampaikan bahwa pemerintah desa menerima aspirasi yang disampaikan pemuda.

“Kami telah menerima langsung naskah deklarasi dari Sekretaris P3SM dan disaksikan oleh peserta aksi damai. Aspirasi ini akan menjadi perhatian kami,” ucap Subandi.

Sejumlah pihak menerima tembusan pemberitahuan kegiatan, di antaranya Kepolisian Resor Indramayu dan Pemerintah Kecamatan Haurgeulis, melalui deklarasi damai ini, pemuda Desa Sumbermulya berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa desa yang maju hanya dapat dibangun di atas nilai kejujuran, transparansi, dan partisipasi aktif masyarakat.

dauri duryanto
Author: dauri duryanto

Jurnalist

Aksi Damai
(D Duryanto)