Nama GWI Dicatut, Waketum: Mari Kita Buktikan Kevalidan Data di Dewan Pers dan Kemenkumham

FaktaNews24.com, Indramayu — Terkait pencatutan Nama Organisasi gabungan wartawan Indonesia (GWI) yang Marak Di pemberitaan media on-line, Kini Menjadi Sorotan Dari Organisasi GWI Se-nusantara yg Di mana wakil ketua Umum nya Memprotes Keras Perlakuan yg di lakukan oleh oknum yg tidak bertanggung jawab tersebut,
Minggu, 4 februari 2024.

Kini oknum yg mengatasnamakan Organisasi perkumpulan wartawan tersebut melakukan pemberitaan tandingan, yg sebelum nya GWI yg valid melakukan protes dgn Pemberitaan di berbagai media on-line,cetak dan lainnya.

Kini Dari Kubu gabungnya wartawan Indonesia melakukan pemberitaan tandingan,
Sudah sangat jelas jika mereka ingin membuat berita tandingan yg seolah olah mereka itu benar dgn mengatas namakan GWI.

Wakil Ketua Umum GWI DPP Pusat yg mewakili wadah perkumpulan wartawan se-nusantara, Mengatakan

“Sangat jelas mereka ingin membuat suatu pemberian yg mengatas namakan gabungan wartawan Indonesia tersebut menunjukkan betapa pembuat Berita itu tidak paham Arti Betapa marwah dari organisasi tersebut adalah sangat vital.

“Dan Menanggapi Stagmen Dari Ketum gabungnya wartawan Indonesia, Morris Taosisi giawa yg mengatakan atas desakan seluruh Anggota DPC dan DPD untuk mengganti nama tersebut, jelas bohong belaka karena tidak mungkin dalam pengurusan di menkumham ada dua nama yg sah, menjadi satu yaitu gabungan wartawan Indonesia,” tegas waketum
Kepada media faktanews24.com

Dikatakan kembali menurut waketum,
” Jadi untuk mengupas sejarah Organisasi GWI ini, jangan di bilang saya tidak paham dgn sejarahnya.
Dan saya sebagai waketum GWI tidak lahir secara instan, dari proses sebagai anggota, selama 2 tahun di DPC kabupaten dari tahun 2004 Sampai th 2006,lalu menjadi wakil ketua DPC kabupaten tanggerang selama 3 periode dari 2009 Sampai 2015.
Setelah di angkat menjadi wakil ketua DPD propinsi banten selama 2 th sampai 2019 lalu bergabung di DPP kala itu Atas Permintaan dari pak Hasanuddin Walet yg waktu itu beliau sebagai lk ketua umum, namun kepemimpinannya beliau tidak bertahan lama dikare nakan ada perbedaan yg sangat mendasar antar sesama pengurus, namun saya ttp setia dan konsisten di dalam organisasi GWI ini, dan tidak ada niatan berpaling hati ke organisasi lain,”tutur waketum GWI.

Yg Perlu Di Pahami oleh saudara Morris Taosisi giawa ketahui, Setia itu sangat perlu, karena saya pun mengalami transisi kepemimpinan di tubuh GWI pada waktu itu pergantian ketua umum 4 kali, ketum.
1.Alm, pos, A. Iya
2.Sk.Silaen
3.Hasanudin Walet, dan yang keempat sekarang
Adalah Saudara Andera.

“Dan saya belum pernah mendengar saudara Morris Taosisi giawa itu Sebagai ketua umum GWI sekarang, jadi jangan mengaku ngaku, kalau memang Anda menjadi ketua umum GWI sekarang, buktikan kepada kami… Supaya Organisasi GWI ini tidak rincuh,jelas Waketum yg berbicara di depan perwakilan beberapa media.

Terkait menanggapi seputar adanya permintaan menarik ucapan seputar pemberitaan dan akan meminta adu data kita siap kok.

Lalu Terkait pencatutan nama Organisasi GWI, silahkan Anda Buka laporan resmi ke pihak penegak hukum bila perlu sampai ke mabes sekalian, karena benar atau tidak nya kita tunggu dgn sangat senang, siapa yg bakal masuk penjara dari kubu ‘gabungan wartawan Indonesia Atau Gabungnya Wartawan Indonesia.
Dan Gabungan wartawan Indonesia, tidak akan melakukan hal yg sangat hina dgn membuka semua dokumen resmi suatu organisasi pers di muka umum, karena jelas ranah nya yaitu ke dewan pers.
Pepatah ke mengatakan jika sdh di tangan borok nya pasti akn merasa benar, dan orang yg tidak punya urat malu akan membuat suatu pembenaran.

Secara serentak gabungan semua divisi yg tergabung di ‘gabungan wartawan Indonesia’berharap kita membuka laporan resmi Terkait pencatutan nama organisasi gabungan wartawan Indonesia yg di muat dalam pemberitaan.
Namun, dalam hitungan hari telah di hapus link berita tersebut.

Dengan begitu tim gabungan wartawan Indonesia bukan tipe asal wartawan, kami bekerja cepat dan tuntas walaupun pemberitaan tsb, jejak digitalnya gampang kok.

Kalian itu harus sadar dikit dan juga harus belajar lebih banyak lagi terkait journalist digabungnya wartawan Indonesia.
dan bagi kalangan journalist yg ingin membuktikan GWI yg seutuhnya silahkan bisa cek di google, nama GWI, lalu apa yg keluar dari situs goggle terdebut, karena data GWI di google juga lengkap cari kebenarannya tentang : Gabungan Wartawan Indonesia Atau Gabungnya wartawan Indonesia, pungkas waketum Gabungan Wartawan Indonesia dengan tegas. (iyons)

iyons