Berita Pendidikan

Cara Update e-Rapor SMP Semester Ganjil T.A. 2026/2027 dan Syarat Penggunaannya

×

Cara Update e-Rapor SMP Semester Ganjil T.A. 2026/2027 dan Syarat Penggunaannya

Sebarkan artikel ini
Cara Update e-Rapor SMP Semester Ganjil T.A. 2026/2027 dan Syarat Penggunaannya

Menjelang akhir semester ganjil tahun ajaran 2026/2027, persiapan pengisian nilai akhir siswa menjadi fokus utama para guru dan operator sekolah. Pertanyaan mengenai ketersediaan versi aplikasi terbaru e-Rapor SMP sering kali muncul di kalangan pengelola data pendidikan. Memahami status versi aplikasi dan tata cara pembaruan semester sangat penting agar proses pencetakan rapor berjalan lancar tanpa kendala teknis.

Status Versi Aplikasi e-Rapor SMP Tahun Ajaran 2026/2027

Untuk pengerjaan penilaian semester ganjil tahun ajaran 2026/2027, pengembang resmi dari pusat mengonfirmasi bahwa aplikasi e-Rapor SMP masih menggunakan Versi 2025.2. Sekolah tidak perlu mengunduh installer utama baru apabila sudah menginstal versi tersebut pada semester sebelumnya.

Aplikasi e-Rapor SMP disediakan secara gratis oleh Kementerian Pendidikan untuk seluruh satuan pendidikan jenjang SMP di Indonesia. Instalasi aplikasi dilakukan pada satu komputer server sekolah yang terhubung dengan komputer guru dan siswa melalui jaringan LAN (Local Area Network) maupun Wi-Fi. Setelah pengolahan nilai selesai, data nilai akhir dapat dikirimkan langsung kembali ke database Dapodik sekolah.

Bagi sekolah yang baru pertama kali akan menggunakan aplikasi ini atau berencana melakukan migrasi akibat penggantian komputer server, installer e-Rapor SMP versi 2025.2 dapat diunduh melalui tautan resmi yang disediakan oleh tim pengembang pusat.

Persiapan Sebelum Melakukan Pembaruan Semester

Sebelum memulai proses pembaruan data ke semester ganjil 2026/2027, langkah pengamanan data sangat direkomendasikan. Prosedur ini bertujuan mengantisipasi potensi kegagalan sistem atau kendala teknis selama proses sinkronisasi.

  1. Pengambilan Cadangan (Backup Data): Masuk ke menu pengaturan atau manajemen data pada aplikasi e-Rapor SMP.

  2. Proses Unduh File Backup: Lakukan proses backup data secara menyeluruh dan unduh hasilnya ke penyimpanan lokal komputer. Simpan file cadangan tersebut di lokasi yang aman.

Baca Juga:  TMT Lebih Tua dari Ijazah di EMIS GTK, Apakah Perlu Diubah untuk PPG?

Langkah-Langkah Update e-Rapor SMP ke Semester Ganjil 2026/2027

Prosedur pembaruan semester dilakukan dengan menghubungkan aplikasi e-Rapor SMP ke aplikasi Dapodik yang sudah terisi data tahun ajaran 2026/2027 ganjil. Hubungan ini memanfaatkan fitur Web Service lokal.

1. Pengaturan Web Service pada Aplikasi Dapodik

  • Buka aplikasi Dapodik pada komputer server.

  • Masuk ke menu Pengaturan, kemudian pilih Web Service Lokal.

  • Buat koneksi baru dengan memasukkan nama aplikasi (misalnya: eRapor Ganjil 2026/2027).

  • Simpan pengaturan untuk menghasilkan nama aplikasi, NPSN, dan token rahasia.

2. Hubungkan Web Service di e-Rapor SMP

  • Masuk (login) ke aplikasi e-Rapor SMP menggunakan akun administrator.

  • Akses menu Web Service.

  • Edit data koneksi yang ada, lalu salin (copy) nilai IP Server, NPSN, dan Token dari aplikasi Dapodik ke dalam kolom yang tersedia pada e-Rapor.

  • Klik Simpan Perubahan, kemudian tekan tombol Tes Koneksi untuk memastikan status terhubung (Sukses).

3. Penarikan Data (Ambil Data Dapodik)

  • Masuk ke menu Ambil Data Dapodik.

  • Lakukan tes koneksi ulang pada halaman tersebut untuk memastikan kesiapan sistem.

  • Klik tombol Ambil Semester untuk memperbarui daftar semester aktif dari Dapodik.

  • Klik Ambil Semua Data untuk menarik seluruh data referensi sekolah, guru, pembelajaran, dan peserta didik.

  • Tunggu hingga proses penarikan data selesai secara sempurna. Sistem secara otomatis akan melakukan log out setelah pembaruan selesai.

Setelah log in kembali, pastikan opsi semester di halaman utama telah berubah menjadi 2026/2027 Ganjil.

Penanganan Selisih Jumlah Siswa dan Siswa Mutasi

Setelah pembaruan semester berhasil, sering kali ditemukan perbedaan jumlah siswa antara Dashboard e-Rapor dan aplikasi Dapodik. Hal ini umumnya disebabkan oleh data siswa yang telah keluar atau mutasi masih tersimpan di database e-Rapor lokal.

Baca Juga:  Cara Mengatasi "Laman Tidak Dibolehkan Diakses" saat Upload Berkas PPG 2026

Untuk menyelaraskan data peserta didik:

  1. Akses menu Data Referensi, lalu pilih Data Kelas atau Data Siswa.

  2. Bandingkan daftar dan jumlah siswa per rombongan belajar (rombel) di e-Rapor dengan data di Dapodik.

  3. Cari nama siswa yang sudah resmi mutasi atau keluar dari sekolah.

  4. Hapus data siswa mutasi tersebut secara manual dari e-Rapor. Pastikan untuk memeriksa identitas siswa secara teliti sebelum menghapus agar tidak menghapus data siswa yang masih aktif.

  5. Periksa kembali halaman Dashboard utama untuk memastikan total siswa di e-Rapor sudah sesuai dengan jumlah riil di Dapodik.

Kesimpulan

Aplikasi e-Rapor SMP untuk semester ganjil tahun ajaran 2026/2027 masih menggunakan Versi 2025.2. Pembaruan sistem tidak memerlukan instalasi ulang aplikasi, melainkan cukup melalui pembaruan koneksi Web Service Dapodik dan pengambilan data semester baru. Melakukan cadangan data sebelum sinkronisasi serta memverifikasi kesesuaian jumlah siswa aktif merupakan langkah krusial untuk menjamin keakuratan data pengolahan nilai.

FAQ

Apakah ada installer baru untuk e-Rapor SMP semester ganjil 2026/2027?

Tidak. Penggunaan e-Rapor SMP untuk semester ganjil 2026/2027 tetap menggunakan aplikasi e-Rapor SMP Versi 2025.2.

Bagaimana jika tombol tes koneksi Web Service gagal/error?

Pastikan alamat IP, NPSN, dan token yang dimasukkan ke menu Web Service e-Rapor sesuai secara presisi dengan data yang tertera di menu Web Service Lokal aplikasi Dapodik. Pastikan pula kedua aplikasi berjalan pada server atau jaringan yang sama.

Mengapa siswa yang sudah mutasi di Dapodik masih muncul di e-Rapor?

Aplikasi e-Rapor mempertahankan rekaman data historis. Operator sekolah perlu mengeluarkan atau menghapus data siswa mutasi tersebut secara manual melalui menu Data Referensi di e-Rapor agar jumlah siswa sinkron dengan Dapodik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *