Faktanews24.com – Indramayu – Kemerdekaan tidak selalu dirayakan dengan gegap gempita di panggung besar. Di lingkungan Pemuda Pengkolan RT 08, Desa Druntenkulon, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, semangat merah putih justru tumbuh dari kebersamaan warga.
Menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, para pemuda bersama masyarakat menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan. Dari anak-anak usia dini, ibu-ibu rumah tangga, hingga warga lainnya, semuanya larut dalam suasana perayaan yang dikemas sederhana namun penuh warna.
Rangkaian kegiatan diawali pada Minggu, 16 Agustus 2026, dengan lomba memancing ikan lele. Kegiatan tersebut menjadi pembuka sebelum kemeriahan mencapai puncaknya pada Senin, 17 Agustus 2026. Beragam perlombaan digelar dengan riuh tawa, sorak dukungan dan antusiasme warga yang seolah menghidupkan kembali makna kebersamaan di tengah lingkungan masyarakat.
Ketua RT 08, Suryana, mengapresiasi semangat para pemuda dan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kekompakan pemuda dan masyarakat RT 08. Kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan warga,” ujar Suryana.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Desa Druntenkulon. Wasim, yang mewakili Pemerintah Desa, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif pemuda dalam menghidupkan suasana kemerdekaan di lingkungan masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Desa tentu sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Semangat para pemuda harus terus dijaga, karena dari kebersamaan dan gotong royong seperti inilah kehidupan bermasyarakat menjadi semakin kuat,” kata Wasim.
Di balik kemeriahan itu, Ketua Panitia Ino menyebut kegiatan tahun ini dapat terlaksana dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pelaku UMKM setempat.
“Alhamdulillah, dengan anggaran sekitar Rp15 juta, rangkaian acara HUT ke-81 RI kali ini bisa berlangsung sangat meriah. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaku UMKM yang telah ikut berkontribusi dan mendukung kegiatan ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” ujar Ino.
Kontribusi pelaku UMKM menjadi warna tersendiri dalam perayaan tersebut. Dukungan mereka tidak hanya membantu terselenggaranya kegiatan, tetapi juga memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemuda, masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Kemeriahan semakin terasa ketika New Nada Putra dari Binong, Subang, bersama dua artis Pantura turut mengisi latar hiburan. Musik, perlombaan dan sorak warga berpadu menjadi satu, menjadikan perayaan HUT ke-81 RI di lingkungan tersebut terasa semakin semarak.
Namun, di balik riuhnya perlombaan dan hiburan, ada pesan yang jauh lebih dalam. Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang merawat persatuan dari lingkungan paling dekat.
Di Pemuda Pengkolan RT 08, semangat itu hadir melalui tangan-tangan pemuda yang bekerja bersama, warga yang saling mendukung, pelaku UMKM yang ikut berkontribusi, serta pemerintah desa yang memberikan apresiasi.
Sebab, dari lingkungan kecil seperti inilah semangat merah putih terus menemukan denyut kehidupannya, dalam tawa anak-anak, semangat para pemuda, kebersamaan warga, dan gotong royong yang tetap menyala.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Kemerdekaan tumbuh ketika rakyatnya tetap bersama.











