Info Desa

KADES GEMBLEB AKHIRNYA ANGKAT BICARA, UANG TRANSPORT DIANGGAP UPAYA TUTUPI KASUS; MASYARAKAT ANCAM KIRIM KIP DAN TUNTUT TRANSPARANSI

×

KADES GEMBLEB AKHIRNYA ANGKAT BICARA, UANG TRANSPORT DIANGGAP UPAYA TUTUPI KASUS; MASYARAKAT ANCAM KIRIM KIP DAN TUNTUT TRANSPARANSI

Sebarkan artikel ini
IMG 20260615 WA0025 1

TRENGGALEK // FN24

 

Setelah berhari-hari bungkam dan enggan memberikan keterangan, Kepala Desa Gembleb, Bapak Suwito yang akrab disapa Bero, akhirnya membuka suara serta bersedia berkomunikasi lewat pesan WhatsApp.

 

Namun pernyataannya justru menimbulkan kecurigaan baru. “Memang kemarin ada awak media dari luar kota datang untuk konfirmasi, tapi kenapa tetap diberitakan? Padahal saya sudah berikan uang transport buat mereka,” keluh Bapak Suwito.

 

Tanggapan awak media langsung tegas dan lugas:

 

“Pak, pemberian uang itu sama saja dengan upaya menyogok agar dugaan penyimpangan anggaran tidak terungkap! Kami datang mencari fakta, bukan menerima imbalan apa pun. Ingat, yang Bapak kelola itu uang rakyat, bukan harta pribadi. Masyarakat berhak tahu rincian penggunaannya, sebab Bapak adalah penanggung jawab penuh atas setiap rupiah anggaran desa.”

 

Awak media juga menegaskan:

 

“Jangan bersikap seolah tidak ada kesalahan. Lihat saja nasib kepala desa di wilayah sekitar yang akhirnya berurusan di meja hijau. Sekalipun Bapak sudah pernah diperiksa atau dimonev tahun-tahun lalu, itu bukan jaminan bahwa pengelolaan anggaran sudah benar dan bebas dari penyimpangan.”

 

Menanggapi situasi ini, warga Desa Gembleb bersatu menyampaikan sikap tegas. Masyarakat mengancam akan mengajukan permohonan informasi resmi melalui KIP (Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik) jika Bapak Suwito tetap tidak mau menjelaskan secara rinci.

 

“Tuntutan kami cuma satu: transparansi total. Tunjukkan laporan penggunaan dana desa yang jelas, terbuka, dan bisa dipertanggungjawabkan. Uang itu milik kami, jadi kami berhak tahu ke mana mengalirnya,” tegas salah satu perwakilan warga.

 

Sampai berita ini disusun, belum ada jawaban rinci dan terbuka dari Pemerintah Desa Gembleb. Warga bersiap menempuh jalur hukum dan prosedur resmi jika hak atas informasi ini tidak segera dipenuhi.

(Hendri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *