Info Lampung

Darurat Bullying di Tulang Bawang: Siswa SMP Patah Tulang Dianiaya Teman, Polisi Usut Tuntas

×

Darurat Bullying di Tulang Bawang: Siswa SMP Patah Tulang Dianiaya Teman, Polisi Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260729 1913012

 

FaktaNews24.com – Tulang  Bawang – Damai bukan berarti selesai. Itulah sikap tegas Polres Tulang Bawang terkait kasus bullying antar siswa di SMPN Satu Atap 5 Dente Teladas yang berujung patah tulang. Rabu (29/7)

Meski kedua belah pihak dikabarkan telah berdamai, polisi memastikan akan mengusut tuntas kasus kekerasan yang membuat seorang siswa harus menahan sakit dengan lengan patah itu.

Kapolres Tulang Bawang, AKBP Yuliansyah, mengaku prihatin. Ia menegaskan, kasus ini tidak akan berhenti di meja perdamaian.

“Kita dari pihak kepolisian tidak berhenti di situ saja. Tentunya, walaupun sudah ada perdamaian, kita akan mendalami seperti apa kejadiannya,” tegas Yuliansyah.

Polisi kini bergerak cepat. Koordinasi sudah dilakukan dengan semua pihak – mulai dari pihak sekolah, para siswa yang terlibat, orang tua wali murid, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Tulang Bawang.

“Kami ingin tahu akar masalahnya. Kenapa aksi perundungan ini bisa terjadi? Ini tanggung jawab kita bersama – orang tua, sekolah, masyarakat,” lanjutnya.

Fakta di lapangan lebih mencengangkan. Ternyata bukan sekali kejadian.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, mengungkap ada DUA peristiwa perkelahian di sekolah itu. Yang pertama pada 18 Juli 2026, dan yang kedua pada 24 Juli 2026 yang mengakibatkan korban patah tulang tangan.

“Dari dua peristiwa ini, ada satu kejadian tanggal 24 Juli yang sampai membuat salah satu siswa lengannya patah. Ini tentunya menjadi atensi kami selaku aparat penegak hukum,” kata Apfryyadi.

Saat ini tim penyidik tengah melakukan klarifikasi maraton. Rangkaian kejadian dibedah habis, mulai dari sebelum, saat, hingga setelah perundungan terjadi.

“Dari hasil pemeriksaan ini nanti kita akan mengambil langkah-langkah, kita akan melibatkan semua stakeholder yang terkait, baik dari pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua, agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.(*)

Iqbal (Kaperwil Lampung) 085379946363

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *