Berita Nasional

Jalan Poros Kabupaten Pacitan Genting-Sidomulyo Rusak Parah, Warga Keluhkan Akses Satu-Satunya Terancam Lumpuh

×

Jalan Poros Kabupaten Pacitan Genting-Sidomulyo Rusak Parah, Warga Keluhkan Akses Satu-Satunya Terancam Lumpuh

Sebarkan artikel ini
IMG 20260429 WA0046

Faktanews24.com – Pacitan, Kondisi jalan poros kabupaten yang menghubungkan wilayah Genting, Kecamatan Tulakan, dengan Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan memprihatinkan. Jalan yang memiliki nomor ruas 47 tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas warga di tiga dusun, namun kini kondisinya justru membahayakan pengguna.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, kerusakan jalan terjadi hampir di sepanjang jalur, terutama di titik tanjakan curam yang kini dipenuhi lubang dan permukaan jalan yang rusak berat. Kondisi ini membuat kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas, terlebih saat musim hujan yang menyebabkan jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan.

“Ini satu-satunya akses bagi kami. Untuk ke sekolah, ke pasar, bahkan ke fasilitas kesehatan harus lewat sini. Tapi sekarang kondisinya sangat memprihatinkan,” ungkap Akha, ketua Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Pacitan saat diwawancarai wartawan Rabu, 29 April 2026.

IMG 20260429 WA0047
Kondisi Jalan Poros Kabupaten Pacitan Genting-Sidomulyo Rusak Parah Tanpa Adanya Perhatian dari Pihak Daerah Pemerintah Kabupaten Pacitan

Jalan poros Genting-Sidomulyo diketahui telah ditetapkan sebagai jalan kabupaten berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pacitan Nomor 188.45/435/KPTS/408.12/2022 tentang Penetapan Status Ruas Jalan Kabupaten. Dengan status tersebut, dia berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk segera melakukan perbaikan.

Tak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, kerusakan jalan ini juga berdampak pada sektor ekonomi warga. Distribusi hasil pertanian menjadi terhambat, biaya transportasi meningkat, dan mobilitas masyarakat menjadi terbatas.

“Kalau jalan rusak begini, hasil panen susah dibawa keluar. Kadang harus nunggu kendaraan tertentu atau malah rugi karena ongkosnya mahal,” imbuhnya.

Selain itu dia juga menyoroti kondisi jalan yang berada di jalur tanjakan ekstrem, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Beberapa pengendara bahkan dilaporkan terjatuh akibat kondisi jalan yang licin dan berlubang.

Menanggapi kondisi tersebut, dia berharap pemerintah daerah segera turun tangan. Jika keterbatasan anggaran menjadi kendala, masyarakat mendorong agar pemerintah daerah mengusulkan perbaikan melalui program pusat.

Salah satu yang menjadi harapan adalah implementasi Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Program tersebut dinilai relevan untuk membantu pembangunan infrastruktur jalan di daerah, khususnya yang memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Kalau memang tidak bisa ditangani daerah, semoga bisa diusulkan lewat program pusat. Jalan ini sangat penting bagi kami,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Pacitan terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Namun desakan dari masyarakat terus menguat agar perbaikan segera dilakukan sebelum kondisi semakin parah dan menimbulkan korban.

Kerusakan jalan poros Genting-Sidomulyo menjadi gambaran nyata pentingnya perhatian terhadap infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. Di tengah upaya pemerintah mendorong pemerataan pembangunan, akses jalan yang layak menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.***

Penulis : Jefri Asmoro Diyatno

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *