Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Utama Gelombang 1 untuk tingkat SMA dan SMK sederajat, peran seorang proktor sekolah memegang posisi yang sangat krusial. Berdasarkan jadwal resmi, rangkaian pelaksanaan TKA Utama ini dilangsungkan mulai tanggal 26 hingga 29 Oktober 2026. Bagi sekolah yang menggunakan moda semi-online, proses sinkronisasi server umumnya telah berjalan, sehingga fokus utama saat ini beralih pada pemenuhan kelengkapan administrasi dan pengecekan teknis di lapangan.
Agar pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan tanpa kendala berarti, terdapat sejumlah komponen administratif maupun sistem yang perlu dipersiapkan secara matang. Berdasarkan pedoman teknis operasional bagi panitia sekolah, terdapat delapan hal utama yang wajib disiapkan dan dicek oleh proktor sebelum hari H pelaksanaan. Berikut adalah rincian lengkapnya.
1. Kartu Peserta Ujian dan Atributnya
Komponen pertama yang harus dipersiapkan oleh pihak sekolah adalah kartu peserta ujian. Menu ini dapat diakses melalui sistem pada menu Data Master, kemudian pilih Data Peserta, dan lanjutkan ke sub-menu Kartu Peserta.
Dalam pengaturannya, proktor atau panitia dapat mengunduh kartu tersebut. Jika menghendaki tanda tangan kepala sekolah tercetak secara otomatis, Anda dapat mengunggah gambar tanda tangan digital yang telah dipotong (crop) dalam bentuk kotak bersama dengan stempel resmi sekolah. Namun, jika proses ingin dilakukan secara manual, kartu dapat dicetak terlebih dahulu, kemudian ditandatangani dan distempel secara konvensional oleh kepala sekolah.
Kartu peserta ini nantinya dicetak dalam dua format kegunaan:
-
Bagian Peserta: Digunakan sebagai ID card resmi bagi siswa yang dikalikan tali atau disematkan menggunakan peniti di pakaian mereka.
-
Bagian Panitia: Dipotong dan ditempel langsung di atas meja masing-masing peserta ujian di ruang tes.
2. Kartu Login Peserta
Selain kartu identitas peserta, hal penting berikutnya adalah memastikan ketersediaan kartu login untuk setiap siswa. Menu pencetakan ini dapat diakses melalui Administrasi Tes, kemudian pilih Kartu Login.
Pada lembar kartu login, informasi yang tertera sudah disesuaikan secara spesifik untuk pelaksanaan TKA Utama, lengkap dengan keterangan gelombang, tanggal, sesi ujian, serta kombinasi username dan password unik milik masing-masing peserta. Proktor wajib mencetak dan mendistribusikan kartu login ini kepada para siswa agar mereka dapat masuk ke dalam sistem ujian pada saat sesi dimulai.
3. Daftar Hadir Peserta Ujian Rangkap Tiga
Kelengkapan administrasi manual yang tidak boleh terlewat adalah daftar hadir peserta. Melalui menu administrasi tes, pilih opsi cetak daftar hadir dan sesuaikan dengan mata pelajaran yang diujikan pada hari tersebut.
Dokumen daftar hadir ini wajib dicetak rangkap tiga untuk setiap sesi ujian. Lembar ini nantinya diisi pada saat pelaksanaan TKA berlangsung, mencatat siswa yang hadir maupun keterangan lengkap bagi peserta yang berhalangan hadir. Setelah sesi selesai, daftar hadir tersebut harus ditandatangani oleh proktor dan pengawas ruang yang bertugas sebagai bentuk pertanggungjawaban administratif.
4. Berita Acara Pelaksanaan Tes
Berita acara merupakan dokumen legalitas pelaksanaan ujian harian di setiap satuan pendidikan. Pengisian berita acara dilakukan secara berkala sesuai dengan jumlah sesi yang diselenggarakan di sekolah tersebut (misalnya hingga sesi 3).
Proktor atau pengawas dapat mengakses menu Berita Acara di dalam sistem pada hari pelaksanaan, mengisi laporan sesuai kondisi real di lapangan, lalu menyimpannya. Pengisian data harus dilakukan secara teliti untuk menghindari ketidaksesuaian laporan pelaksanaan ujian.
5. Pemeriksaan User dan Password Proktor
Kesiapan akun proktor di dalam aplikasi pusat menjadi penentu utama kelancaran akses server lokal. Data akun ini dapat dicek melalui menu Komputer Proktor.
Biasanya, rincian username dan password proktor akan diperbarui dan muncul secara bertahap menjelang hari pelaksanaan (khusus untuk moda full online, kredensial umumnya baru aktif atau muncul mendekati akhir pekan atau hari Minggu). Proktor dihimbau untuk selalu memantau dasbor aplikasi secara berkala guna memastikan akun telah siap digunakan.
6. Pengecekan Pengawas TKA Eksternal yang Datang ke Sekolah
Sistem pengawasan TKA menerapkan sistem silang antar sekolah, di mana pengawas ruang berasal dari luar institusi penyelenggara. Untuk mengetahui siapa saja guru atau pengawas yang ditugaskan datang ke sekolah Anda, proktor dapat mengakses menu Manajemen Pengawas lalu memilih sub-menu Aplikasi Pengawasan dan Jadwal Pengawas Ruang.
Di bagian ini, jadwal akan terinci secara jelas mulai dari hari pertama, gelombang pertama, hingga pembagian sesi (sesi 1, sesi 2, sesi 3, dan seterusnya). Anda dapat melihat nama pengawas ruang beserta pendamping penyelianya (misalnya pendamping penyelia dari unsur pengawas pembina atau unsur dinas terkait). Selain itu, tautan konferensi video seperti Zoom untuk keperluan koordinasi pengawasan juga akan disematkan di menu tersebut.
7. Penugasan Pengawas Internal ke Sekolah Lain
Selain memantau pengawas yang datang ke sekolah, proktor juga perlu memastikan guru-guru dari sekolah asal yang ditugaskan menjadi pengawas di sekolah lain. Cara pengecekannya dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
-
Lakukan logout dari akun proktor utama pada web aplikasi.
-
Ambil data username pengawas dari menu Manajemen Pengguna, lalu pilih Pengawas.
-
Gunakan username tersebut dan masukkan kata sandi (password) berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) masing-masing guru pengawas.
-
Masuk ke dalam sistem menggunakan akun pengawas tersebut, lalu arahkan menu ke Manajemen Pengawas dan Jadwal Pengawasan.
Melalui cara ini, setiap guru dapat mengecek secara mandiri di sekolah mana mereka harus bertugas (misalnya di SMA atau SMK mitra di wilayah sekitar) pada hari dan sesi tertentu. Perlu dicatat bahwa tidak semua guru dari sekolah asal otomatis mendapatkan jadwal tugas setiap harinya.
8. Kesiapan Perangkat dan Tautan Zoom Pengawas
Hal terakhir yang wajib disiapkan adalah infrastruktur pendukung pengawasan virtual, yakni perangkat Zoom. Meskipun tautan resmi Zoom disediakan di dalam sistem aplikasi pengawasan, pihak sekolah penyelenggara wajib menyiapkan perangkat keras pendukung di ruang pengawas—seperti laptop atau komputer yang dilengkapi kamera dan koneksi internet stabil.
Perangkat ini difungsikan untuk memfasilitasi pengawasan secara daring oleh tim pemantau pusat atau pengawas silang sesuai dengan prosedur operasional standar (POS) TKA 2026.
Kesimpulan
Pelaksanaan TKA Utama 2026 menuntut kesiapan yang matang dari seluruh unsur panitia di sekolah, khususnya proktor. Dengan memastikan kelengkapan delapan poin di atas—mulai dari pencetakan kartu peserta, kartu login, daftar hadir rangkap tiga, berita acara, akun proktor, pemetaan pengawas eksternal maupun internal, hingga kesiapan perangkat Zoom—potensi kendala teknis maupun administratif selama ujian dapat diminimalkan secara optimal.
FAQ
1. Kapan jadwal pelaksanaan TKA Utama 2026 Gelombang 1 dilaksanakan? TKA Utama Gelombang 1 untuk tingkat SMA dan SMK sederajat dijadwalkan berlangsung pada tanggal 26 hingga 29 Oktober 2026.
2. Apakah kartu peserta ujian wajib dibubuhi stempel dan tanda tangan basah? Jika sekolah tidak menggunakan tanda tangan digital yang diunggah ke sistem, kartu peserta dapat dicetak terlebih dahulu, kemudian ditandatangani dan distempel secara manual oleh kepala sekolah.
3. Bagaimana cara mengecek jadwal pengawas dari sekolah lain yang datang mengawas? Proktor dapat mengeceknya melalui menu Manajemen Pengawas lalu memilih sub-menu Jadwal Pengawas Ruang pada aplikasi penataan TKA.












