Dalam rangka mensukseskan program Swasembada Pangan Nasional guna mendukung Program Asta Cita Presiden RI, Polsek Bengkalis terus berkomitmen mengawal dan mendampingi sektor pertanian di wilayah hukumnya. Salah satu langkah nyatanya dibuktikan dengan peninjauan langsung perkembangan budidaya jagung pipil di Desa Ketam Putih, Kecamatan Bengkalis, pada Senin (08/06/2026) pagi.
Kegiatan pemantauan dan perawatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bengkalis,IPTU Hendro Wahyudi, S.H., M.H,didampingi Bhabinkamtibmas Desa Ketam Putih,Aipda Muhammad Hudori, serta dihadiri oleh anggota Kelompok Tani Berkah Lestari.
Peninjauan dilakukan di lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare yang terletak di Jl. Simpang Tiga Seliau, Dusun 2, Desa Ketam Putih. Berdasarkan hasil pemantauan Awak Media Fakta News 24 di lapangan, tanaman jagung pipil tersebut saat ini telah memasuki usia tanam 66 hari atau sekitar 10 minggu.

Kapolsek Bengkalis, IPTU Hendro Wahyudi, menjelaskan bahwa secara keseluruhan kondisi tanaman tumbuh dengan subur dan berwarna hijau. Meskipun sebelumnya sempat terdampak hujan berkepanjangan yang mengakibatkan beberapa bagian lahan tergenang air, tanaman kini berhasil dipulihkan.
“Sempat ada tanaman yang menguning pasca-terendam air akibat hujan lebat yang lalu. Namun, berkat sinergitas dan kerja cepat dari Pemerintah Desa (Pemdes), Polsek Bengkalis, dan Kelompok Tani dalam melakukan penanganan serta perawatan, saat ini tanaman jagung sudah kembali subur dan berkembang dengan sangat baik,” ujar IPTU Hendro.

Jika tren pertumbuhan ini terus stabil, diperkirakan komoditas jagung pipil ini akan memasuki masa panen raya pada akhir Juli atau awal Agustus 2026 mendatang.
Selain melakukan pengecekan fisik tanaman, Polsek Bengkalis juga memberikan motivasi kepada BUMDes, Bhabinkamtibmas, dan kelompok tani setempat untuk terus memaksimalkan perawatan rutin. Fokus utama ke depan adalah memantau tumbuh kembang tanaman secara berkala serta mengantisipasi adanya potensi wabah hama.

Melalui sinergitas yang kuat antara Polri, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa, diharapkan program ini tidak hanya sekadar mendukung ketahanan pangan nasional secara makro, tetapi juga membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.
“Kita ketahui bersama bahwa jagung pipil memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan permintaannya di pasar terus meningkat, baik untuk kebutuhan pangan maupun pakan ternak. Melalui program ini, kita optimis dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan para petani di Desa Ketam Putih,”pungkas Kapolsek.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 WIB hingga pukul 08.05 WIB tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Langkah nyata Polres Bengkalis melalui Polsek Bengkalis ini menjadi bukti bahwa Polri siap hadir di garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan swasembada pangan di daerah.
NSR











