Komite sekolah bersama wali murid sukses menyelenggarakan acara perpisahan dan pelepasan bagi siswa-siswi kelas 6 SDN 35 Pada hari kamis 04 Juni 2026. Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi dan momenseremonial bagi para siswa yang telah menyelesaikan masa pendidikan dasar mereka.Bapak Sudirman selaku Ketua Komite sekaligus Panitia Pelaksana, menyampaikan kepada Awak Media Fakta News 24 bahwa kegiatan ini murni merupakan hasil inisiatif dan kerja sama yang erat antara pihak komite dan orang tua murid.
“Saya sebagai Ketua Komite sekaligus panitia pelaksana kegiatan acara perpisahan dan pelepasan anak-anak SD siswa-siswi kelas 6,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi acara.

Terkait anggaran pelaksanaan, pihak panitia menegaskan bahwa seluruh dana terkumpul secara swadaya dan sukarela dari para orang tua murid kelas 6, serta mendapatkan sedikit dukungan dari orang tua murid kelas bawah (kelas 1 hingga kelas 5).
Ia juga meluruskan bahwa tidak ada unsur paksaan sama sekali dari pihak sekolah terkait pengumpulan dana tersebut. Acara ini bisa terwujud berkat transparansi dan kolaborasi yang baik.
“Sumber dana yang dapat kami kumpul melalui orang tua siswa-siswi kelas 6 utamanya, dan dibantu sedikit oleh kelas bawahan 1 sampai 5. Dana itu memang sukarela dari orang tua yang ingin membuat acara anak mereka tersebut, tidak ada tanpa paksaan dari pihak sekolah. Hanya kerja sama komite dan wali murid,Pada kelulusan tahun ini, SDN 35 meluluskan sebanyak 21 siswa.” tegasnya.
Acara pelepasan tahun ini terbilang istimewa karena dihadiri oleh tamu undangan yang cukup luas. Selain para wali murid kelas 6, pihak sekolah turut mengundang para Kepala Sekolah dan majelis guru yang tergabung dalam Gugus 1, 2, dan 3.

Tak hanya itu, perwakilan dari jenjang pendidikan lanjutan seperti SMPN 5 Bengkalis dan MTS Darussalam, serta lembaga pendidikan anak usia dini seperti PAUD Permata Bunda dan TK Sayang Muda juga tampak hadir. Dari jajaran pemerintahan dan instansi terkait, hadir Kepala Desa Ketam Putih, Pj. Kepala Desa Sungai Batang, Ketua BPD, Korwil Pendidikan Bengkalis, hingga jajaran RT dan RW setempat.

Saat menyampaikan kata sambutan, Korwilcam Bapak Afandi, S.Pd., M.Pd., mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan media sosial untuk anak. Beliau menekankan agar pembatasan gadget dilakukan demi melindungi anak-anak dari pengaruh buruk judi online yang kian merebak.
Harapan Besar untuk Masa Depan Siswa
Mhd. Tamami selaku pimpinan sekolah menyampaikan pesan mendalam kepada para orang tua murid. Ia menegaskan agar momentum kelulusan tingkat dasar ini tidak menjadi akhir dari perjalanan belajar anak-anak mereka.
“Harapan saya selaku pimpinan di SDN 35 Bengkalis ini, setelah menamatkan sekolah di sini, agar orang tuanya itu melanjutkan (pendidikan anak) ke sekolah yang lebih tinggi. Apakah itu di SMP, MTS, maupun di pondok pesantren yang ada di wilayah Bengkalis ini. Jangan sampai anak yang tamat di SD ini tidak sekolah,” pungkasnya penuh harap.

Sebagai orang tua, Joni S. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh majelis guru di SDN 35 Bengkalis. Menurutnya, selama enam tahun menempuh pendidikan di sekolah tersebut, putrinya mendapatkan kualitas pendidikan dan bimbingan yang sangat baik.
Pihak keluarga berharap fondasi pendidikan dan prestasi yang telah diraih di SDN 35 Bengkalis ini dapat menjadi modal berharga bagi Silvia untuk terus berprestasi di sekolah yang baru nanti.
Ungkapan yang sama juga di sampaikan oleh walimurid ibu Yani,selain membagikan rencana pendidikan putranya, Ibu Yani juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh majelis guru di SDN 35 Bengkalis. Menurutnya, dedikasi para guru selama enam tahun ini sangat berarti bagi perkembangan akademis dan karakter anaknya.

“Terima kasih telah mendidik anak kami,” ungkap Ibu Yani dengan penuh rasa syukur, mewakili kebahagiaan para orang tua wali murid lainnya yang hadir dalam acara pelepasan tersebut.
Di tengah kemeriahan acara pelepasan, seorang siswi berseragam merah-putih bernama Mariana menyempatkan diri untuk menyampaikan pesan menyentuh kepada para pendidik yang telah membimbingnya selama enam tahun terakhir.
“Terima kasih pada guru yang telah mendidik kami selama 6 tahun tanpa lelah,” ungkap Mariana dengan senyum lebar saat diwawancarai mengenai kesannya selama bersekolah.
NSR











