Faktanews24.com – Pacitan, Upaya warga menjaga tanaman porang dari aksi pencurian akhirnya membuahkan hasil. Setelah hampir satu bulan melakukan ronda dan pemantauan secara bergiliran, masyarakat Dusun Katosan, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Pacitan, berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam pencurian tanaman porang.
Pria tersebut diketahui bernama Jamin (Sunardi). Ia diamankan warga setelah diduga ditemukan berada di kawasan lahan porang milik masyarakat Dusun Katosan, Desa Pakis Baru, pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Selama beberapa waktu terakhir, para petani porang di wilayah tersebut memang dibuat resah. Tanaman porang yang telah mendekati masa panen maupun tanaman yang masih baru ditanam disebut beberapa kali hilang tanpa diketahui siapa yang mengambil.
Herna (45), warga Dusun Katosan, mengatakan kondisi tersebut membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Warga kemudian melakukan pemantauan secara rutin, terutama pada malam hingga dini hari.
“Kami bersama warga masyarakat setiap malam sampai dini hari selalu berjaga di masing-masing wilayah sedesa Pakis Baru dan sekitarnya,” ujar Herna, saat diwawancarai wartawan pada Senin, 10 Agustus 2026.
Kegiatan ronda yang dilakukan secara bergiliran tersebut akhirnya menemukan hasil. Pada Sabtu dini hari, warga mendapati seorang pria yang diduga sebagai pelaku berada di sekitar lahan tanaman porang milik warga.
Saat mengetahui keberadaan warga, pria tersebut disebut langsung berusaha melarikan diri. Namun, sepeda motor yang diduga digunakan untuk menuju lokasi justru tertinggal di tempat.
Warga tidak berhenti melakukan pencarian. Dengan terus menyisir sejumlah lokasi, masyarakat akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan pria yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Herna berharap kejadian tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. Ia meminta dugaan pencurian tanaman porang yang telah membuat masyarakat resah dapat diusut secara serius dan menyeluruh.
Menurutnya, tindakan tegas diperlukan agar para petani dapat kembali merasa aman dan kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Kami berharap pihak penegak hukum mengusut tuntas dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku yang telah meresahkan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Edy, warga Desa Pakis Baru, meminta aparat tidak berhenti pada pria yang telah diamankan. Ia berharap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rangkaian pencurian tanaman porang juga dapat ditelusuri.
Permintaan tersebut disampaikan lantaran kehilangan tanaman porang di wilayah tersebut disebut bukan baru terjadi sekali. Para petani mengaku telah mengalami kehilangan tanaman secara berulang sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Mohon pihak penegak hukum mengusut tuntas pelaku yang meresahkan masyarakat. Karena kami menduga Jamin tidak sendiri dalam hal pencurian porang ini,” kata Edy.
Warga berharap pengamanan terhadap pria tersebut dapat menjadi awal bagi aparat untuk mengungkap secara lebih luas rangkaian kehilangan tanaman porang yang selama ini terjadi di wilayah Desa Pakis Baru dan sekitarnya.
Bagi para petani, tanaman porang memiliki arti penting bagi kehidupan mereka. Tanaman yang dirawat selama berbulan-bulan hingga memasuki masa panen merupakan salah satu sumber penghasilan masyarakat.
Hilangnya tanaman sebelum atau ketika memasuki masa panen tentu menjadi kerugian sekaligus pukulan bagi petani yang telah mengeluarkan tenaga dan biaya untuk merawatnya.
Kini, masyarakat menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum. Warga berharap dugaan pencurian dapat diusut sampai tuntas, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Masyarakat juga berharap proses tersebut mampu memberikan kepastian hukum sekaligus mengembalikan rasa aman para petani porang di Dusun Katosan, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Pacitan.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno











