Faktanews24.com
Kabupaten Cirebon — Program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus bergulir untuk meningkatkan gairah perekonomian nasional, salah satunya melalui penguatan koperasi di seluruh Indonesia. Dari tingkat desa hingga provinsi, koperasi menjadi solusi nyata untuk memberdayakan pedagang kecil dan memutus mata rantai praktik pinjaman online ilegal (pinjol) dan rentenir yang selama ini meresahkan masyarakat.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program ini, Kabupaten Cirebon resmi meluncurkan Inkoppas KCD Cirebon (Induk Koperasi Pedagang Pasar Kantor Cabang Daerah Cirebon). Acara launching berlangsung meriah di Gor Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, pada Minggu, 6 Juli 2025.
Kegiatan ini diawali dengan pemberian santunan kepada 600 jompo dan anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial dari Inkoppas kepada masyarakat sekitar.
Kantor cabang daerah Inkoppas Cirebon dipimpin oleh H. Untung Sudrajat, SE, MM, dan acara ini turut dihadiri oleh para pemilik koperasi serta Direktur Utama Inkoppas, H. Husein. Pt mawar indah abadi
Dalam sambutannya, H. Husein menyampaikan bahwa Inkoppas hadir untuk membantu pedagang kecil dan menengah di wilayah Cirebon, khususnya dalam hal permodalan dan pendampingan usaha. “Kami memberikan pinjaman modal sebesar Rp3 juta hingga Rp5juta kepada para pedagang. Harapannya, dengan tambahan modal ini, pedagang dapat meningkatkan usahanya, memperoleh keuntungan, menyekolahkan anak-anak mereka, serta perlahan memutus ketergantungan terhadap pinjol dan rentenir,” ujarnya.
Melalui kehadiran Inkoppas, diharapkan perekonomian masyarakat, khususnya di lingkungan pasar-pasar tradisional di Kabupaten Cirebon, dapat semakin kuat dan mandiri.
Syahriel