FaktaNews24.com – Bandar Lampung – Curhatan akun Threads @orghaveeeee viral. Ia mengaku ibunya, Zulaiha, meninggal dunia setelah ditolak berobat di IGD RSUD Dr. H. Abdul Moeloek dengan alasan tidak darurat.
“Dear RS Abdul Moeloek, mama saya yang kamu tolak di IGD karena katanya kondisinya tidak darurat itu sekarang sudah meninggal. Setelah ditolak saya langsung ke rumah sakit lain, ternyata mama saya kurang darah empat kantong dan ada stroke di kepala kanan kiri,” tulisnya.
Pemilik akun juga menyebut petugas medis berbicara kasar padahal kondisi ibunya sudah sangat lemah. Unggahan itu langsung dibanjiri komentar. Banyak warganet mengaku pernah mendapat pelayanan buruk di rumah sakit plat merah tersebut.
Manajemen Bantah Ada Penolakan
Menanggapi kegaduhan itu, Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik RSUD Abdul Moeloek, dr. Yusmaidi, menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf jika ada komunikasi buruk.
Namun ia membantah keras ada penolakan.
“Hasil investigasi kami menunjukkan tidak benar ada penolakan. Semua pasien yang datang ke RSUD Abdul Moeloek selalu diterima dan diperiksa. Tidak ada rumah sakit yang boleh menolak pasien,” tegas Yusmaidi, Rabu (5/8/2026).
Menurut Yusmaidi, Zulaiha datang ke IGD pada 29 Juli 2026 setelah dirawat di RS lain. Setelah diperiksa dokter jaga, kondisi dinilai stabil meski lemah, masuk kategori observasi kuning.
Karena tidak membawa surat rujukan dan rekam medis lengkap, dokter menyarankan kembali ke RS yang sebelumnya merawat agar penanganan sesuai riwayat penyakit dan tidak salah diagnosis. Keluarga disebut menerima saran itu.
“Kami tidak mengetahui terkait kekurangan darah empat kantong maupun stroke karena saat diperiksa pasien datang dalam kondisi lemah,” jelasnya.
Manajemen mengklaim pelayanan IGD telah sesuai SOP.











