Acara pelepasan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Bengkalis ini dilaksanakan secara berselang dua atau tiga hari saja. Pada hari Senin, 15 Juni 2026, giliran SDN 29 Bengkalis yang menyelenggarakan kegiatan pelepasan bagi para siswa kelas VI yang telah menyelesaikan masa pendidikan mereka.

Ketua Panitia Acara sekaligus perwakilan wali murid, Bapak Syafrizal, menjelaskan kepada Awak Media Fakta News 24 mengenai jalannya pelaksanaan kegiatan ini. Pihak sekolah sebelumnya telah menyampaikan aturan bahwa sekolah dilarang mengadakan acara perpisahan yang membebani orang tua murid dengan biaya operasional.

Namun, demi memberikan kenang-kenangan yang berkesan bagi anak-anak mereka, para wali murid secara sepakat dan mandiri mengadakan rapat. Berdasarkan kesepakatan bersama, para wali murid berinisiatif untuk melakukan patungan guna membiayai operasional acara tersebut. Biaya patungan ini pun hanya dikenakan secara khusus kepada orang tua dari siswa kelas VI yang akan berpisah, sementara untuk siswa kelas I hingga kelas V tidak dibebankan biaya apa pun.
Harapan Besar untuk Masa Depan Pak Anwar selaku mantan kepala sekolah SDN 29 disampaikan secara mendalam kepada para orang tua murid. Ia menegaskan agar momentum kelulusan tingkat dasar ini tidak menjadi akhir dari perjalanan belajar anak-anak mereka.

“Harapan saya selaku mantan pimpinan di SDN 29 Bengkalis yang sekarang di gantikan ibuk Asniati,S.H,M.Pd setelah menamatkan sekolah di sini, agar orang tuanya itu melanjutkan (pendidikan anak) ke sekolah yang lebih tinggi. Apakah itu di SMP, MTS, maupun di pondok pesantren yang ada di wilayah Bengkalis ini. Jangan sampai anak yang tamat di SDN 29 Bengkalis ini tidak sekolah,” pungkasnya penuh harap.
Harapan yang sama juga di sampaikan oleh bapak Afandi selaku Korwilcam Bengkalis,yang menyampaikan selamat kepada para siswa/i yang tamat dan di harapkan melanjutkan pendidikannya kejenjang SMP/MTS.
Salah seorang siswi yang baru saja tamat, Faiha Ufairah, mengungkapkan rasa harunya dalam momen perpisahan tersebut. Menempuh pendidikan selama enam tahun di sekolah ini memberikan banyak kenangan mendalam, terutama kebersamaan dengan teman-teman dan para guru yang telah berjasa mendidiknya, termasuk sang wali kelas, Ibu Fatmawati.

Apresiasi senada juga datang dari para orang tua murid. Miss Oktarina (37), salah satu wali murid dari siswi bernama Rashida, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah. Menurutnya, selama enam tahun bersekolah, sang anak telah diajarkan banyak hal penting, mulai dari membaca, menulis, mengenal adat istiadat, hingga memahami perilaku baik dan buruk. Ibu dari empat anak ini juga berharap agar anaknya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan menjadi anak yang berbakti serta berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.
Acara pelepasan yang penuh khidmat ini di hadiri juga oleh pengawas guru Pai dari kemenag, kepala sekolah gugus tergabung, Ibuk Asmah mantan Kepala SDN 30,Ibuk Jumiati Surya mantan kepala sekolah SDN 31 beserta pak Mul Kepala Sekolah SDN 31 baru pengganti buk Jumiati Surya,pak Rio Felano mantan Kepala Sekolah SDN 32 dan Buk Eva pengganti kepala Sekolah SDN 32,serta kepala sekolah lainnya, PJ desa Penampi, RW, RT, dusun serta wali murid.
(NSR)











