Jombang

Hari Kebebasan pers dunia (JJB) jurnalis Jombang bersatu berbagi pada yatim piatu dan duafa sebanyak 51 orang desa gedongombo.

×

Hari Kebebasan pers dunia (JJB) jurnalis Jombang bersatu berbagi pada yatim piatu dan duafa sebanyak 51 orang desa gedongombo.

Sebarkan artikel ini
IMG 20260525 041222 scaled

Hari Kebebasan pers dunia (JJB) jurnalis Jombang bersatu berbagi pada yatim piatu dan duafa sebanyak 51 orang desa gedongombo.

 

 

Jombang -https,//FaktaNews24com.

Peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia (World Press Freedom Day) Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi insan pers untuk memperkuat komitmen terhadap kualitas informasi dan keberlanjutan industri media.

 

Berkenaan dengan Peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia 2026, Paguyuban Jurnalis Jombang Bersatu (JJB) Kabupaten Jombang

menggelar acara silaturahmi dan santunan yatim piatu serta kaum du’ afa sebanyak 51 orang yang

bertempat di kediaman Nurhadi (Gajah) Kabiro Jombang Media Mitra TNI Polri , Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso,Kabupaten Jombang ,Minggu (24/5/2026) Pagi

 

Kebebasan pers adalah hak dasar yang diakui secara internasional, yang menjamin media, wartawan, dan masyarakat untuk mencari, menerima, dan menyebarkan informasi, gagasan, dan pendapat tanpa campur tangan, penyensoran, atau takut akan hukuman dari pihak berwenang atau pihak lain.

 

Singkatnya, kebebasan pers dunia berarti menjamin arus informasi yang bebas, jujur, dan beragam sebagai syarat mutlak agar setiap orang bisa hidup bebas, berpendapat, dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan politik.

 

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya ,Camat Ploso , Kapolsek beserta anggota,Danramil beserta anggota , Kepala Desa Gedongombo beserta perangkat Tokoh Masyarakat ,Tokoh Agama, dan tamu undangan lainnya

 

Dalam acara ini menegaskan pentingnya sinergi antara media, Pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan informasi yang akurat, kredibel, dan bertanggung jawab. Selain itu, kolaborasi juga dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan industri media di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.

 

Dalam sambutannya, Ketua paguyuban jurnalis jombang bersatu Sulaiman Zuhdi

menyoroti fenomena ledakan informasi yang terjadi saat ini. Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dihindari, namun justru memperkuat urgensi kehadiran pers yang berkualitas di tengah masyarakat.

 

“Yang jelas peran pers semakin dibutuhkan masyarakat. Ketika terjadi ledakan informasi, itu merupakan satu nature yang tidak bisa ditolak. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap pers yang berkualitas sekarang ini semakin dirasakan,” ujarnya

 

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat kini mulai menunjukkan kesadaran yang lebih baik dalam memilah informasi. Di tengah maraknya konsumsi media sosial, muncul kebutuhan untuk mencari sumber berita yang lebih kredibel dan dapat dipercaya.

 

“Jadi ada satu kesadaran antara kebutuhan media sosial dan kesadaran mencari berita yang berkwalitas, Itu sekarang semakin muncul di masyarakat ,” lanjutnya

 

Nurhadi (tuan rumah,red)

menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini sebagai ruang kolaborasi antar media . Ia berharap momentum Hari Kebebasan Pers Dunia dapat di manfaatkan untuk memperkuat kualitas jurnalisme di Indonesia dan menjalin hubungan baik dengan pemerintah

 

” Oleh karena itu, saya gembira sekali bisa menyambut kawan- kawan disini . Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada teman- teman media yang hadir dan saya ucapkan selamat memperingati Hari Kebebasan Pers Dunia . Semoga kita juga bisa berpartisipasi meningkatkan kualitas pers di Indonesia,” tegasnya

 

Sementara itu , Nurhadi dalam acara ini komitmen peduli untuk membantu sesama , santunan anak yatim piatu dan kaum du’afa sebanyak 100 orang

 

” Saya merasa terpanggil untuk hal semacam itu , artinya peduli membantu terhadap sesama , menyantuni anak yatim piatu dan kaum du’afa , semoga apa yang telah saya berikan bisa bermanfaat untuk mereka ,” ujar Nurhadi

 

Wartawan bukan musuh pemerintah.Wartawan adalah sebagai corong pemerintah , artinya wartawan sebagai penyalur informasi dan aspirasi masyarakat .Sebagai kontrol sosial di lapangan

 

Kepala Desa Gedongombo dalam pidatonya menyampaikan terima kasih atas waktunya

 

” Atas nama Pemerintah Desa Gedongombo ,kami mengucapkan terima kasih atas waktunya , kami berharap acara ini mendapat ridho dari yang maha kuasa supaya maksud dan tujuannya terkabulkan,” ucap kades

 

Dari pantauan awak media di lokasi acara berjalan lancar ,aman dan penuh haru

 

Di harapkan peringatan hari kebebasan pers dunia tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang seremonial ,tetapi juga membuka ruang refleksi bagi seluruh pihak untuk peduli membantu sesama

 

Di tengah derasnya arus informasi digital ,pers di tuntut untuk tetap menjunjung tinggi prinsip akurasi ,Independensi

dan keberimbangan by editing (s zuhdy)

Loading

S,zuhdy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *