Info Cirebon

Harlah ke-14, LSM Penjara Indonesia Kabupaten Cirebon Gelar Santunan Anak Yatim dan Kaum Duafa ‎di Alun -Alun Palimanan

×

Harlah ke-14, LSM Penjara Indonesia Kabupaten Cirebon Gelar Santunan Anak Yatim dan Kaum Duafa ‎di Alun -Alun Palimanan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260924 104504 223

Faktanews24.com
‎CIREBON – DPC LSM Penjara Indonesia Kabupaten Cirebon memperingati Hari Lahir (Harlah)  ke-14 dengan menggelar aksi sosial di Alun-Alun Palimanan, Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Kamis (24/9/2026).

IMG 20260924 105043 059

‎Kegiatan tersebut meliputi bazar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta santunan bagi anak yatim dan kaum duafa.

‎Peringatan Harlah ke-14 mengusung tema “14 Tahun Menguatkan Solidaritas, Meneguhkan Integritas, Mengawal Indonesia Maju Tanpa Korupsi.”

Screenshot 20260924 212209 1

‎Wakil Bupati Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap LSM Penjara Indonesia terus bersinergi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam menjalankan fungsi pengawasan.

‎“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-14. Kami juga mengapresiasi kontribusi positif LSM Penjara Indonesia kepada masyarakat,” kata Jigus.

IMG 20260924 094756 344

‎Menurutnya, sinergi pemerintah, LSM, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat penting untuk mendukung pembangunan Kabupaten Cirebon.

‎“Kami siap dikritisi. Mari bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Screenshot 20260924 212847 1

‎Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kabupaten Cirebon Asep Supriadi mengatakan, kegiatan ini kita memperingati Hari Lahir LSM Penjara Indonesia ke-14 tahun, dengan mengusung tema menguatkan solidaritas, meneguhkan integritas, mengawal Indonesia maju tanpa korupsi.

‎Kegiatan tersebut sengaja digelar di ruang terbuka agar organisasi lebih dekat dengan masyarakat.

‎“Basis LSM Penjara Indonesia cukup banyak di wilayah Palimanan. Kami ingin organisasi ini diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Asep.

‎Menurut Asep, kondisi ekonomi masyarakat yang masih sulit menjadi salah satu alasan digelarnya kegiatan sosial tersebut.

‎Ia meminta seluruh anggota LSM Penjara Indonesia lebih aktif berada di tengah masyarakat dan peka terhadap persoalan sosial.

‎“Kami harus membuka diri, membuka mata dan telinga terhadap kondisi masyarakat. Jangan sampai masyarakat merasa menghadapi kesulitan sendirian,” ujarnya.

‎Asep mengatakan seluruh rangkaian kegiatan Harlah ke-14 tahun dilaksanakan secara swadaya tanpa bantuan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Cirebon.

‎Santunan diberikan kepada anak yatim dan kaum duafa melalui pembagian kupon yang telah diverifikasi secara internal.

‎“Kami bersyukur kegiatan ini dapat terlaksana dan diterima masyarakat. Kami menyadari masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian,” katanya.

‎Asep berharap pemerintah daerah dan pemerintah kecamatan semakin peduli terhadap kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

‎“Harapan kami, kepedulian seperti ini bisa dilakukan secara nyata dan berkelanjutan di tingkat kecamatan,” tuturnya.

‎Jono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *