Faktanews24.com – Pacitan, Sejarah pariwisata Indonesia tercatat kembali di ujung barat daya Jawa Timur. Kabupaten Pacitan sukses menggelar Ekspedisi Merah Putih 70-Mile Sea Paradise, sebuah kegiatan monumental yang menyusuri 70 pantai sepanjang 70 mil atau sekitar 114 kilometer dari Pantai Nyawiji, Donorojo, hingga Pantai Tirisan, Sudimoro. Tak hanya menjadi simbol kebangsaan, ekspedisi ini juga menjadi momen strategis untuk memperkuat branding wisata bahari Pacitan ke panggung dunia.
Puluhan ribu masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalur dan titik akhir Pantai Pancer Dorr pada Kamis, 21 Agustus 2025 sore untuk menyambut kedatangan tim inti ekspedisi. Atmosfer patriotisme dan semangat gotong royong terasa nyata, ditambah dengan hadirnya tokoh nasional, antara lain Presiden ke-6 RI Prof. Dr. (HC) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), serta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat.

Ekspedisi ini dibagi menjadi dua tim yaitu Tim Barat memulai perjalanan dari Pantai Nyawiji, Kecamatan Donorojo, sedangkan Tim Timur menyusuri Pantai Tirisan, Kecamatan Sudimoro. Kedua tim berjalan kaki melewati 70 titik pantai, 7 kecamatan, 23 desa, dan 48 dusun, menancapkan lebih dari 7.000 bendera Merah Putih yang berkibar sepanjang jalur.
Di setiap dusun, tim inti disambut antusias oleh masyarakat, sambil membawa bendera Merah Putih sebagai simbol semangat persatuan dan cinta tanah air. Tidak hanya itu, sepanjang jalur digelar lebih dari 35 event kreatif, mulai dari Trail Run Nyaman Jiwo, Pacitan Kreatif Fest, hingga Festival Rock Balancing di Pantai Pidakan.

Setiap tim juga memiliki pos camp untuk beristirahat: Tim Barat di Pantai Srau dan Pantai Nanggala, sementara Tim Timur di Pantai Soge dan Pantai Bakung Kebonagung. Kedua tim akhirnya bertemu di Pantai Pancer Dorr, sebagai puncak ekspedisi dengan upacara penyematan pin Wing Ekspedisi Merah Putih bagi seluruh anggota tim.
Dalam sambutannya di Pantai Pancer Dorr, AHY menekankan bahwa ekspedisi ini bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan simbol nyata patriotisme, kebersamaan, dan gotong royong dalam menjaga laut Indonesia.

“Dari lautan, bangsa Indonesia mendapatkan sumber kehidupan, pangan, dan jalur konektivitas antarwilayah. Pacitan memiliki potensi luar biasa untuk berkembang menjadi destinasi wisata dunia melalui branding baru ‘Pacitan 70-Mile Sea Paradise’,” tegas AHY dalam sambutannya pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Selain itu, AHY mendorong generasi muda untuk menjadikan ekspedisi ini inspirasi dalam menjaga kebersihan, kelestarian pesisir, dan semangat persatuan bangsa. Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat Indonesia maupun internasional semakin mengenal Pacitan dan sektor pariwisata bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui UMKM dan ekonomi kreatif.

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyambut antusias keberhasilan ekspedisi dan menganggap kegiatan ini sebagai tonggak sejarah dalam perjalanan pariwisata Pacitan.
“Pacitan selama ini dikenal dengan slogan ‘Kota 1001 Goa’ dan ‘Paradise of Java’. Sekarang kita hadirkan branding baru, ‘70 Miles Sea Paradise’. Pacitan semakin dikenal dunia internasional, bukan hanya dari goa dan keindahan darat, tapi juga garis pantainya yang luar biasa,” jelas Bupati Aji.

Bupati Aji menambahkan, perjalanan tiga hari menyusuri pantai membuktikan masih banyak spot wisata yang belum terjamah, beberapa bahkan masih tertutup akses. Ia berharap kegiatan ini bisa digelar setiap tahun dengan variasi berbeda, namun tetap melibatkan masyarakat sebagai penggerak utama pariwisata.
Meski diguyur hujan deras pada Selasa, 19 Agustus 2025, tim Ekspedisi Merah Putih tetap semangat melanjutkan perjalanan. Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, atau sering disapa ASB, yang ikut pemberangkatan, mengapresiasi keteguhan tim dalam menunjukkan patriotisme melalui simbolisasi penancapan bendera Merah Putih.
“Hujan lebat tidak menyurutkan semangat tim EMP untuk menyelesaikan tugasnya. Kegiatan ini menjadi simbol cinta tanah air,” kata ASB.
Semangat juang ini mengingatkan pada momen pengibaran bendera Merah Putih di Gunung Hkakabo Razi, Myanmar, yang juga menghadapi kondisi ekstrem. Dukungan dari berbagai pihak makin memperkuat misi EMP untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pariwisata Pacitan.
Ekspedisi Merah Putih 70-Mile Sea Paradise telah selesai dengan sukses, menorehkan sejarah baru pariwisata Pacitan. Puluhan ribu masyarakat yang tumpah ruah, kehadiran tokoh nasional, serta rangkaian event kreatif menegaskan semangat kebersamaan, patriotisme, dan potensi wisata luar biasa Pacitan.
Dengan branding baru, dukungan penuh pemerintah pusat melalui pendekatan hexa-helix, serta partisipasi aktif masyarakat, Pacitan kini resmi menapaki jalan untuk menjadi destinasi wisata dunia. Ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan, tetapi simbol kemajuan, semangat nasionalisme, dan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno
![]()












