Uncategorized

Diduga Ada Praktek Korupsi dan Suap, Pengelola PKBM AJI SAKA Diperiksa? Aliran Dana Bantuan Diopoli

×

Diduga Ada Praktek Korupsi dan Suap, Pengelola PKBM AJI SAKA Diperiksa? Aliran Dana Bantuan Diopoli

Sebarkan artikel ini
IMG 20260418 WA0008

Kediri–Faktanews24.com

Dunia pendidikan non-formal kembali diwarnai kabar buruk. Kali ini sorotan publik tertuju pada kinerja pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Aji Saka. Berdasarkan fakta terbaru yang terungkap, terdapat indikasi kuat dugaan praktik suap atau “main uang sogok” yang diduga dilakukan oleh pihak pengelola kepada sejumlah pihak demi menutupi kejanggalan pengelolaan anggaran.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan aliran uang tersebut diduga kuat ditujukan kepada oknum di lembaga terkait dan instansi penegak hukum (APH). Tujuannya diduga agar kasus ini tidak terendus lebih jauh oleh publik dan proses hukum bisa berjalan lambat atau bahkan dihentikan.

 

Kaitan Dana BOP dan Kejar Paket

 

Kejanggalan ini bermula dari pengelolaan dana bantuan operasional, diduga kuat berkaitan dengan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan (BOP) serta program pendidikan kesetaraan atau yang dikenal dengan “Kejar Paket”.

 

Dugaan sementara, terdapat ketidaksesuaian antara data jumlah murid yang dilaporkan dengan realitas di lapangan. Diduga kuat terjadi manipulasi data peserta didik untuk memperbesar klaim anggaran yang diterima.

 

“Diduga ada permainan data terkait jumlah siswa. Padahal, bantuan negara ini murni untuk kesejahteraan dan fasilitas belajar murid, namun diduga justru dinikmati oleh oknum tertentu,” ungkap sumber yang dekat dengan masalah ini, Senin (18/04).

 

Diduga Lakukan Pembayaran “Aman”

 

Yang membuat kasus ini semakin mencuat adalah dugaan kuat bahwa pengelola diduga melakukan pembayaran atau pemberian sejumlah uang kepada pihak-pihak tertentu. Uang tersebut diduga sebagai “uang pelicin” agar laporan keuangan dan administrasi yang bermasalah tersebut tidak diaudit secara mendalam atau tidak disidik.

 

Masyarakat dan pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan mendesak agar pihak berwajib dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) turun tangan. Harapannya, kasus ini tidak ditutup-tutupi dan siapapun yang terbukti bersalah, baik dari pihak pengelola maupun oknum yang diduga menerima suap, dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pengelola PKBM Aji Saka maupun instansi terkait terkait dugaan suap dan penyalahgunaan anggaran tersebut.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warga Dusun 7,Desa Teluk Tenggulang Diselimuti Asap Pekat Akibat Karhutla. September 7, 2026 AdminSNN Banyuasin-Suluhnusantara.news Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk Ke pemukiman Warga, Hal ini Perlunya Tindak Cepat dari Pihak pemerintah setempat terkait penanganan asap kepada warga khususnya pada anak balita. Senin 7/9/2026. Kebakaran lahan yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,kecamatan Tungkal Ilir,kabupaten Banyuasin, menyebabkan Asap masuk ke pemukiman warga, di karenakan kebakaran yang terjadi berdekatan dengan pemukiman warga. Hal ini di keluhkan oleh warga setempat khususnya ibu ibu yang punya anak balita. Salah satu warga ibu titi warga dusun 07, desa teluk tenggulang mengungkapkan saat di konfirmasi awak media. ” Kami warga terdampak asap berharap kepada pihak pemerintah baik itu desa maupun kecamatan, untuk memperhatikan kami para ibu ibu yang punya anak balita ini, karena asap ini kalau malam sangat terasa di dalam rumah kami, harapan kami ada dari pemerintah menyediakan tempat yang aman dari asap untuk para anak balita kami juga para orang tua jompo. ” Ungkapnya. Tidak cuma ibu Titin yang mengelukan terkait dapat asap ini, ibu Rizki dan ibu yang lainya juga mengeluhkan hal yang sama, “Anak kami baru berumur 1 tahun kami sangat kwatir dengan Dampak dari asap ini, karena anak yang umur satu tahun di pasang masker di buang, jadi kalau malam kami bingung, kwatir sama anak kami, kami hanya berharap ada perhatian baik dari pihak pemerintahan ataupun dari pihak perusahaan seperti PT Campang tiga ini,demi kenyamanan anak kami ini, “paparnya. Dengan terjadinya kebakaran yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,Tungkal Ilir,Banyuasin Sampai sekarang belum ada penanganan secara serius dari pihak medis terkait dampak asap ini,sedangkan konfirmasi baik dengan pihak desa dan kecamatan sudah di sampaikan melalui Group KARHUTLA TUNGKAL ILIR,Tapi sudah tiga hari belum ada respon dan tanggapan yang serius demi menyelamatkan anak anak balita dan orang tua jompo. Pungkasnya. (
Uncategorized

Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk…