Indramayu

Kelompok Tani Druntenkulon Raih Juara Pertama di Gebyar Panen Bertani 2025

×

Kelompok Tani Druntenkulon Raih Juara Pertama di Gebyar Panen Bertani 2025

Sebarkan artikel ini

Faktanews24.com – Indramayu – Kebanggaan tersendiri dirasakan masyarakat Desa Druntenkulon, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, setelah kelompok tani asal desa tersebut berhasil meraih Juara Pertama dalam ajang Gebyar Panen Bertani 2025 yang diselenggarakan oleh Yayasan Edufarmers bekerja sama dengan Benih Berkah Berseri (BBB).

Kegiatan yang digelar di Lapangan Bola Voli Desa Druntenkulon, Selasa (14/10/2025), diikuti 14 kelompok tani dari berbagai wilayah Indramayu. Melalui proses penilaian yang ketat, kelompok tani Druntenkulon tampil unggul berkat penerapan teknik bertani yang efisien, produktif, dan ramah lingkungan.

Perwakilan pemenang, Suryana, mengaku terharu atas capaian tersebut. Ia menyebut kemenangan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, melainkan hasil kerja keras seluruh anggota kelompok serta dukungan penuh pemerintah desa.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk Kuwu Desa Druntenkulon, Bapak Adi Sucipto, S.Si, yang selalu memperhatikan sektor pertanian di desa kami. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengembangkan pertanian yang lebih maju dan mandiri,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Suryana juga menyampaikan rasa syukur atas kondisi pengairan sawah di Druntenkulon yang kini mencukupi kebutuhan petani.

“Alhamdulillah, berkat dukungan pemerintah desa dan pembangunan irigasi yang memadai, kebutuhan air sawah kami terpenuhi. Ini sangat membantu meningkatkan produktivitas hasil panen,” tambahnya.

Kepala Desa Druntenkulon, Adi Sucipto, S.Si, turut mengapresiasi keberhasilan warganya. Ia menyebut prestasi tersebut menjadi bukti bahwa petani di Druntenkulon mampu bersaing dan berinovasi di tengah tantangan sektor pertanian saat ini.

“Kami bangga atas pencapaian ini. Ke depan, pemerintah desa akan terus berkomitmen memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan usaha tani dan jaringan irigasi,” tegasnya.

Keberhasilan kelompok tani Druntenkulon menjadi juara pertama tak hanya mengangkat nama desa, tetapi juga menjadi inspirasi bagi petani lain di Indramayu. Capaian ini menunjukkan bahwa dengan edukasi, kolaborasi, dan semangat belajar, petani mampu menjadi pelaku utama perubahan menuju kemandirian pangan nasional.

Poktan
(D Duryanto)