Kadis Dinsos Kabupaten Tebo Arif Mengatakan Penerima PKH Dan Penerimaan Bansos Operator Desa Harus Jujur.
TEBO UPDATE – Faktanews24.com – Rabu -14-2025 awak media mencoba konfirmasi pada pihak dinsos kabupaten Tebo selaku kadis
Kadis mengatakan dengan nada lembut santai menjawab pertanyaan dari media Fajri rilexxx .
“, ini penjelasan kadis kami hanya mempasilitasi tidak semua persoalan kami tahu karena data itu dari desa tutur nya, jika masyarakat ingin mendapatkan PKH dan bansos harus sadar diri kenapa? dulu nya dia belum mampu sekarang sudah mampu, ada yang juga tidak mampu tapi tidak dapat silakan usulkan ke operator desa karena aplikasi ada pada operator desa dan pendamping PKH dan bansos imbuh dengan jelas singkat padat.
jika masyarakat ingin mendapatkan PKH dan bansos harus melalui persaratan seperti KK KTP karena kementerian mengirim bantuan melalui Nik KK Dan nik KTP jika operator desa telah mengirim data kami tidak bisa menjadi penghambat menurut kami data tersebut lansung kementerian kami hanya menerima laporan saja
“, awak media mencoba mempertanyakan soal kades lubuk benteng dan desa teluk kuali yang heboh dimedia sosial kades nya mendapatkan bantuan kesra sebanyak 900 ribu, kadis lansung menjelaskan pada media ini. Benar kades dapat bantuan berdasarkan data yang ada kata nya. Kadis Arif mendapatkan informasi lansung perintahkan tim mengecek kebenaran nya kedesa lubuk benteng dan teluk kuali.
Betul kades Teluk kuali dapat bantuan bersama kades lubuk benteng bantuan dana kesra kades lubuk benteng tidak mengambil uang tersebut betul data nya ada. Kades teluk kuali benar mengambil uang yang di ambil diberikan ke masyarakat tutur kadis
,,, jika ingin lebih jelas masyarakat soal data agar kordinasi dengan operator, belum masuk lebih baik kordinasi baik dengan desa kata kadis imbuh nya. Kita penerima PKH dan bantuan kesra harus jujur penerima dan operator selaku pemegang aplikasi yang penting kedua nya harus jujur tutup kadis.(edi enjoy Reporter)












