Info Aceh

Pakai Dulu Dana Pribadi, Hilangkan Kekhawatiran Warga, Normalisasi Saluran Pun Terealisasi

×

Pakai Dulu Dana Pribadi, Hilangkan Kekhawatiran Warga, Normalisasi Saluran Pun Terealisasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260711 031233 483

FaktaNews24.com, ACEH UTARA – Pemerintah Gampong Lhokbeuringen secara resmi melaksanakan pekerjaan normalisasi saluran air (Drainase) yang tersumbat akibat endapan lumpur dan sampah pasca banjir bandang yang melanda salah satu wilayah tersebut pada tahun 2025 silam dengan menggunakan alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026 senilai Rp. 46 juta. Jumat, (10/07/2026).

Kegiatan ini dilakukan bertujuan mengatasi genangan air yang beresiko  terjadinya banjir, mengoptimalkan fungsi saluran serta mendukung kesejahteraan dan kenyamanan warga dalam menghadapu musim hujan yang akan segera datang.

IMG 20260710 WA0034 1

Selain saluran utama dan saluran pembuangan, halaman gedung pertemuan juga turut dibersihkan, begitu pula badan jalan yang penuh dengan tumpukan tanah (lumpur) dengan menggunakan alat berat jenis Excavator mini yang disewa beserta mobil Dum Truck untuk mengangkut tanah buangan.

IMG 20260711 025108 681
Kepala Desa (Keuchik) Lhokbeuringen, Mulyadi, kepada Tim Digitalisasi Publikasi Dana Desa mengatakan, pekerjaan ini diprioritaskannya setelah mendengar aspirasi masyarakat atas gangguan banjir jika musim hujan datang. Untuk menghindari rasa kekhawatiran warganya yang baru-baru ini pulih dari rasa trauma akibat dahsyatnya bencana banjir bandang melanda Aceh dipenghujung tahun 2025.

“Salurannya tertutup endapan lumpur dan sampah pasca banjir bandang tahun kemarin, warga merasa khawatir dengan kondisi yang begitu parah pasti air tidak akan mengalir dengan lancar, meluap ke pemukiman, dan rumah-rumah akan ikut tergenang.

Mulyadi juga menerangkan bahwa, kegiatan Normalisasi Drainase itu telah dikerjakan pada pertengahan bulan maret menggunakan pinjaman sementara dari dana pribadinya untuk dikerjakan lebih awal hingga anggaran dana desa cair.

“Kan Dana Desa sempat tertunda pencairannya akibat banjir dan ditambah lagi masa penanggulangan pasca bencana. Sehingga saya selaku Keuchik setelah melakukan musyawarah dengan Perangkat Desa untuk meminjamkan sementara dana pribadi saya sesuai dengan anggaran yang diplot untuk Kegiatan Normalisasi tersebut, supaya kegiatannya dapat dikerjakan langsung, dan akan dikembalikan setelah Dana Desa dicairkan. Ungkapnya.

Selain itu, Mulyadi yang akrab disapa Keuchik Caluk itu menjelaskan, Pekerjaan normalisasi yang dilakukan meliputi pembersihan endapan sedimen, perapian dinding saluran, serta pemangkasan tumbuhan liar yang menghalangi aliran air, serta pembersihan badan jalan dan halaman gedung pertemuan yang terendap tumpukan tanah yang berasal dari lumpur banjir bandang. Pungkasnya.

Sementara, Perwakilan Badan Permusyawaratan Gampong membenarkan bahwa penggunaan anggaran pelaksaan kegiatan tersebut merupakan pinjaman sementara menggunakan anggaran dari pinjaman dana pribadi Keuchik, dan telah melalui proses perencanaan dalam musyawarah warga, dan pengawasan yang sesuai peraturan yang berlaku.

“Semua perencanaan dan pelaksanaan terbuka untuk dipantau seluruh masyarakat, agar Dana Desa yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.” Meskipun dana pinjaman, itu juga merupakan anggaran Dana Desa dikarenakan pinjaman tersebut nantinya akan dikembalikan setelah dicairkan oleh pemerintah. Tegasnya

Mahlil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *