Indramayu

Wali Murid Geruduk SDN Karangmulya, Pertanyakan Guru Honorer yang 17 Hari Tak Mengajar

×

Wali Murid Geruduk SDN Karangmulya, Pertanyakan Guru Honorer yang 17 Hari Tak Mengajar

Sebarkan artikel ini
Picsart 25 11 07 19 22 04 503 scaled

Faktanews24.com – Indramayu – Tak tahan melihat anaknya tertinggal pelajaran, para wali murid kelas IV SDN Karangmulya, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, akhirnya mendatangi sekolah pada Kamis (6/11/2025). Mereka menuntut kejelasan karena guru honorer yang menjadi wali kelas disebut jarang hadir selama sekitar 17 hari, membuat proses belajar anak-anak terhenti.

Para wali murid mengaku resah lantaran anak mereka tidak mendapatkan pembelajaran secara penuh. Mereka khawatir kondisi itu akan berdampak pada capaian akademik siswa. “Kami datang sebagai bentuk protes dan teguran kepada guru wali kelas serta kepala sekolah, karena keduanya memiliki hubungan ibu dan anak. Kami hanya ingin proses belajar berjalan normal seperti biasa,” ungkap salah satu wali murid.

Dalam pertemuan tersebut, para wali murid mengajukan dua tuntutan utama: agar setiap hari ada guru yang mengajar di kelas IV, serta segera dilakukan pergantian guru wali kelas apabila yang bersangkutan tidak mampu mengajar karena alasan kesehatan.

Menanggapi hal itu, guru wali kelas IV, Suhartono, membenarkan bahwa dirinya memang tidak mengajar selama 17 hari karena sakit. “Saya sudah izin kepada kepala sekolah melalui pesan WhatsApp. Karena rumah kami berdekatan, saya serahkan keputusan sepenuhnya kepada kepala sekolah,” ujarnya.

Sementara Kepala SDN Karangmulya, Tarsuni, S.Pd., M.M., yang juga merupakan ibu kandung Suhartono, mengaku baru mengetahui persoalan tersebut setelah wali murid datang ke sekolah. “Masalah ini akan kami bahas dalam rapat guru dan kami minta arahan dari atasan. Pergantian guru tidak bisa dilakukan sembarangan, tapi keputusan akan kami sampaikan pada Sabtu mendatang,” jelasnya.

Meski demikian, sejumlah wali murid menilai alasan ketidaktahuan kepala sekolah terkesan janggal. Mereka berharap Dinas Pendidikan segera turun tangan agar aktivitas belajar siswa kembali berjalan normal dan disiplin tenaga pendidik lebih ditegakkan.

Loading

(D Duryanto)