Pendidikan

Sekolah Kerja Nyata SMP BPK PENABUR Bogor: Belajar, Berbagi, dan Bertumbuh Bersama Masyarakat

×

Sekolah Kerja Nyata SMP BPK PENABUR Bogor: Belajar, Berbagi, dan Bertumbuh Bersama Masyarakat

Sebarkan artikel ini
SMP BPK Bogor 1

Bogor, Faktanews24.com — Sebanyak 90 peserta didik kelas 8 SMP BPK PENABUR Bogor didampingi 14 guru mengikuti kegiatan Sekolah Kerja Nyata (SKN) di Desa Wisata Lebakmuncang, Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 30 September hingga 2 Oktober 2026, tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara langsung dari kehidupan masyarakat, lingkungan, serta budaya lokal.

Berbagai aktivitas dilakukan selama kegiatan, mulai dari pengenalan budaya, pertanian, UMKM, permainan tradisional, hingga kegiatan sosial. Peserta didik juga tinggal bersama keluarga masyarakat setempat melalui program homestay.

Kegiatan diawali dengan penyambutan melalui pertunjukan tari Jaipongan dan pengenalan budaya masyarakat Lebakmuncang. Selanjutnya, para peserta didik mengikuti sejumlah aktivitas, antara lain belajar gamelan dan Jaipongan, membuat kerajinan tangan, mengenal budidaya lele, serta melihat secara langsung aktivitas UMKM masyarakat.

Melalui program homestay, peserta didik juga belajar beradaptasi dengan lingkungan dan kebiasaan yang berbeda. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi pembelajaran mengenai kemandirian, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap keberagaman kehidupan masyarakat.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan tracking sekaligus mengenal berbagai komoditas pertanian, seperti selada air, strawberry, dan daun bawang. Peserta didik juga berkesempatan memetik strawberry, mengikuti kegiatan ngagogo lauk, serta bermain bola lumpur.

SMP BPK Bogor 3

Selain mengenal lingkungan dan pertanian, peserta didik diperkenalkan dengan kuliner tradisional melalui pembuatan ondol, katimus, dan dapros. Mereka juga mencoba permainan tradisional seperti ketapel, enggrang, dan bakiak, serta membuat wayang golek sederhana dari daun singkong.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi sarana bagi peserta didik untuk belajar bekerja sama, mengembangkan kreativitas, berani mencoba hal baru, serta mengenal dan menghargai kearifan lokal masyarakat.

Kepala SMP BPK PENABUR Bogor, Sinung Lebda Wisesa S., S.Pd., mengatakan kegiatan SKN menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan karakter peserta didik melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.

“Puji Tuhan kegiatan SKN telah berlangsung dengan baik dan lancar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan murid untuk menghargai kemajemukan, kepedulian sosial, serta mampu menghadirkan kebaikan bagi sesama melalui aksi nyata,” ujar Sinung.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara SKN, Dewi Yosina Batuwael, S.S., M.Pd., menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi peserta didik, khususnya dalam membangun kemandirian dan tanggung jawab.

“SKN menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar keluar dari zona nyaman. Mereka belajar mengurus kebutuhan pribadi, beradaptasi dengan lingkungan baru, bekerja sama, dan bertanggung jawab terhadap setiap kegiatan yang mereka ikuti,” ungkap Dewi.

Menurut Dewi, interaksi langsung dengan masyarakat juga memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran di dalam kelas.

“Ketika mereka bertemu dengan masyarakat dan lingkungan yang berbeda, mereka belajar menghargai, memahami, dan berempati. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Pada hari terakhir, peserta didik juga melakukan kegiatan berbagi dengan anak-anak sekolah dasar di sekitar lokasi. Mereka mengajar, berinteraksi, serta berbagi pengetahuan dengan anak-anak setempat.

SMP BPK Bogor 2

Kegiatan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar berkomunikasi, bekerja dalam kelompok, dan menyampaikan pengetahuan dengan cara yang mudah dipahami.

Rangkaian kegiatan SKN ditutup dengan refleksi dan acara penutupan sebelum peserta didik kembali ke Bogor pada 2 Oktober 2026.

Meski kegiatan telah berakhir, pengalaman selama tiga hari di Lebakmuncang diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik. Melalui pengalaman hidup bersama masyarakat, mengenal budaya lokal, berinteraksi dengan lingkungan, serta berbagi dengan sesama, peserta didik mendapatkan pembelajaran yang tidak hanya bersifat akademis.

SKN SMP BPK PENABUR Bogor menjadi bagian dari proses pembelajaran yang membawa peserta didik keluar dari ruang kelas untuk mengenal kehidupan secara langsung, belajar menghargai perbedaan, membangun kemandirian, dan memahami pentingnya memberikan manfaat bagi orang lain.

BHB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *