Info Jawa Barat

Pengabdian Dibayar Negara: Empat Guru SMKN 1 Bongas Terima Satyalancana

58
×

Pengabdian Dibayar Negara: Empat Guru SMKN 1 Bongas Terima Satyalancana

Sebarkan artikel ini
IMG 20260107 130116

Faktanews24.com – Indramayu – Di balik hiruk-pikuk aktivitas belajar mengajar dan deru mesin bengkel praktik, tersimpan perjalanan panjang penuh ketekunan yang jarang disorot. Perjalanan itu bernama pengabdian. Puluhan tahun dijalani dalam diam, dengan kesabaran dan kesetiaan pada profesi pendidik. Kini, pengabdian tersebut berbuah penghormatan negara.

Empat guru dari SMKN 1 Bongas Indramayu resmi menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya, penghargaan yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Jawa Barat. Mereka adalah H. Iftitahul Zannah, Tarmidi, Kalidin, dan Buang.

Keempatnya bukan sekadar pengajar yang hadir di ruang kelas. Mereka adalah pilar sekolah yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun, menyertai lahir dan tumbuhnya ribuan harapan siswa. Integritas, kedisiplinan, serta loyalitas terhadap negara menjadi nilai utama yang melekat dalam perjalanan pengabdian mereka.

Kepala SMKN 1 Bongas, Leo Bagus Saputra, S.Pd., Kor., M.Pd., menyampaikan bahwa penganugerahan ini merupakan kebanggaan besar bagi seluruh keluarga sekolah. Menurutnya, Satyalancana Karya Satya bukan hanya lencana di atas seragam, melainkan pengakuan negara atas ketulusan, kesabaran, dan pengorbanan para pendidik. “Mereka adalah kompas bagi kami, teladan bagi guru-guru muda. SMKN 1 Bongas sangat bangga memiliki sosok-sosok seperti mereka,” ungkapnya.

Prosesi penganugerahan yang digelar di Majalengka, Rabu, 7 Januari 2026, menjadi momentum refleksi bagi dunia pendidikan. Penghargaan ini menyampaikan pesan kuat bahwa menjadi aparatur sipil negara bukan semata tentang status, melainkan tentang keteguhan menjaga integritas dan ketulusan dalam pengabdian jangka panjang.

Di tengah dinamika dan perubahan zaman, dedikasi para guru tersebut menjadi penanda bahwa nilai-nilai kejujuran, kesetiaan, dan kesabaran tetap relevan. Satyalancana Karya Satya ini bukan hanya penghormatan atas masa lalu, tetapi juga warisan keteladanan bagi generasi pendidik masa depan.

dauri duryanto
Author: dauri duryanto

Jurnalist

pendidikan
(D Duryanto)