Faktanews24.com – Subang – Di tengah riuh tawa pengunjung dan semarak libur Tahun Baru, denyut kehidupan rakyat kecil terasa nyata di Bendungan Sadawarna. Denting musik Singa Depok, langkah kaki kuda, dan senyum sederhana para pencari nafkah menyatu menjadi cerita rezeki yang tumbuh dari keramaian.
Libur Tahun Baru 2026 membawa berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar Bendungan Sadawarna. Kawasan yang dikenal sebagai bendungan sekaligus ruang terbuka ini menjelma menjadi destinasi favorit warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, menikmati suasana alam, serta merasakan hiburan tradisional khas Sunda yang sarat nilai kebersamaan.
Sejak pagi hari, arus pengunjung tampak terus berdatangan. Mereka menikmati panorama bendungan dan hamparan alam di sekitarnya, sembari menyaksikan beragam hiburan rakyat yang menambah semarak suasana liburan. Atraksi adat Sunda seperti Singa Depok menjadi magnet tersendiri, terutama bagi anak-anak dan wisatawan keluarga yang antusias ikut berinteraksi langsung dengan pertunjukan tersebut.
Tak hanya menghadirkan hiburan, keramaian ini juga menggerakkan roda ekonomi rakyat. Sejumlah pemilik kuda memanfaatkan momentum libur panjang dengan membuka jasa wisata naik kuda. Salah satunya Akang, warga setempat, yang mengaku merasakan langsung dampak positif dari meningkatnya jumlah pengunjung.
“Alhamdulillah lumayan, Pak. Dalam sehari bisa dapat sekitar Rp300 ribu. Sekali naik kuda tarifnya Rp20 ribu,” ujar Akang kepada wartawan, Minggu (4/1/2026), di Desa Sadawarna, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang.
Sementara itu, hiburan Singa Depok pun tak kalah menyedot perhatian. Pertunjukan yang diiringi dua penari ini kerap mengundang sorak pengunjung. Tak jarang, para penari menerima saweran sebagai bentuk apresiasi dari masyarakat yang terhibur, menciptakan suasana akrab dan hangat khas pesta rakyat.
Di sisi lain, para pedagang kecil turut merasakan limpahan rezeki. Lapak makanan, minuman, hingga mainan anak-anak berjajar di sekitar kawasan bendungan, memanfaatkan ramainya wisatawan yang datang silih berganti. Bagi warga, momen libur tahun baru bukan sekadar waktu beristirahat, melainkan juga kesempatan untuk menyambung harapan hidup.
Ketika mata wisatawan dimanjakan oleh keindahan alam Sadawarna, tangan-tangan sederhana bekerja menjemput rezeki. Di balik riuh Singa Depok dan derap kaki kuda, Bendungan Sadawarna menyimpan kisah tentang harapan, ketekunan, dan kehidupan rakyat kecil yang tumbuh dari keramaian.












