Faktanews24.com – Pacitan, Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berupaya melakukan perbaikan dan pemeliharaan jalan kabupaten, meskipun saat ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pacitan, Suparlan, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran berdampak pada meningkatnya tingkat kerusakan di sejumlah ruas jalan kabupaten. Kondisi tersebut secara tidak langsung memengaruhi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
“Iya benar, dampak daripada efisiensi anggaran menyebabkan beberapa infrastruktur jalan mengalami peningkatan kerusakan yang cukup signifikan, sehingga mobilitas ekonomi dan aktivitas masyarakat ikut terdampak,” ujarnya saat diwawancarai wartawan pada Kamis, 5 Februari 2026.
Meski demikian, dia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan kewenangannya dalam penanganan jalan kabupaten. Berbagai langkah terus dilakukan agar perbaikan infrastruktur tetap berjalan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
“Pemerintah daerah terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan, salah satunya dengan mengajukan dukungan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, serta memaksimalkan penggunaan anggaran yang ada secara tepat sasaran dan sesuai prioritas,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam kondisi keterbatasan fiskal saat ini, diperlukan pemahaman dan dukungan dari semua pihak agar upaya penanganan infrastruktur dapat berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Di saat keterbatasan anggaran, kami berharap semua pihak dapat memahami kondisi yang ada,” ungkapnya.
Selain itu, PUPR Pacitan juga mengajak masyarakat, khususnya para pengguna jalan, untuk ikut berperan dalam menjaga dan memelihara kondisi jalan agar tetap dapat dimanfaatkan dengan baik.
“Partisipasi masyarakat sangat penting, sehingga jalan yang ada bisa digunakan lebih lama dan tetap mendukung aktivitas sehari-hari,” Pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Pacitan optimistis, melalui sinergi antara Pemerintah Daerah, DPRD, pemerintah provinsi dan pusat, serta dukungan masyarakat, penanganan jalan kabupaten dapat terus dilakukan secara bertahap demi mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.***
Penulis : Jefri Asmoro Diyatno










