Info Cirebon

18 Siswa Ikuti Lomba FTBI Tingkat Kecamatan Dukupuntang

×

18 Siswa Ikuti Lomba FTBI Tingkat Kecamatan Dukupuntang

Sebarkan artikel ini

Faktanews24.com
‎CIREBON – Sebanyak 18 siswa dari sekolah dasar negeri dan swasta mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
‎
‎Kegiatan yang berlangsung di SDN 1 Cangkoak itu menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan berbahasa dan bersastra daerah.
‎
‎Para peserta mengikuti tujuh cabang lomba menggunakan bahasa Sunda dan bahasa Cirebon. Ketujuh mata lomba tersebut yakni Biantara, Ngarang Carpon, Nembang Pupuh, Borangan atau Ngabodor Sorangan, Ngadongeng, Maca Sajak, serta Maca dan Nulis Aksara Sunda.
‎
‎Panitia Pelaksana FTBI Tingkat Kecamatan Dukupuntang, Moh. Ridho Maulana, mengatakan seluruh peserta merupakan siswa pilihan dari masing-masing sekolah.
‎
‎Sebelum mengikuti lomba, setiap sekolah terlebih dahulu melakukan seleksi untuk memilih siswa yang memiliki kemampuan, bakat, dan minat di bidang bahasa serta sastra daerah.
‎
‎”FTBI ini dilaksanakan secara berjenjang, mulai tingkat kecamatan hingga provinsi. Siswa yang juara akan melanjutkan ke tingkat Kabupaten Cirebon dan selanjutnya ke tingkat provinsi,” ujar Ridho.
‎
‎Menurut Ridho, FTBI menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa sekaligus mendorong mereka berani berprestasi dalam berbagai kompetisi.
‎
‎Ia berharap jumlah peserta pada pelaksanaan FTBI berikutnya dapat meningkat. Selain itu, kualitas peserta dan materi yang ditampilkan diharapkan semakin baik.
‎
‎”Mudah-mudahan bisa membawa nama harum Kecamatan Dukupuntang di tingkat Kabupaten Cirebon. Syukur-syukur ada yang bisa mewakili sampai tingkat provinsi,” katanya.
‎
‎Tidak semua sekolah mengirimkan peserta untuk setiap mata lomba. Keikutsertaan disesuaikan dengan kemampuan, bakat, dan minat siswa yang dimiliki masing-masing sekolah.
‎
‎Melalui FTBI, para siswa diharapkan tidak hanya mampu berprestasi, tetapi juga semakin mengenal dan ikut melestarikan bahasa serta sastra daerah.
‎
‎Jono
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *