Info Purwakarta

Tablig Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW Pemdes Cijaya Campaka Ambil Tema Suri Tauladan Nabi Muhamad SAW Rubah Peradaban Dunia

×

Tablig Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW Pemdes Cijaya Campaka Ambil Tema Suri Tauladan Nabi Muhamad SAW Rubah Peradaban Dunia

Sebarkan artikel ini
IMG 20250824 WA0019

 

 

 

 

Purwakarta Fakta news, 24 Pemerintah Desa Cijaya laksanakan Peringatan hari besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Besar Muhammad Sallaluhu Alaihi Wassalam, Tahun 2025 Masehi atau 1447 Hijriyah dengan mengundang Qori-Qori yang pernah menjuarai MTQ Nasional dan International, bukan tangung-tangung 3 Qori di undang serta di dampingi oleh Qorma Qori Purwakarta untuk membacakan Ayat-ayat suci Alqur’an diacara Maulid Nabi kali ini. Dan banyak Jamaah yang terpukau dengan Lantunan pembacaan ayat-ayat suci tersebut, adapun nama-nama Qori tersebut.

1 KH. Samsuri Firdaus. dari NTB

2 KH. Salman Amrilah. dari Jawa barat

3 KH. DARWIN Hasibuan. Sumut

Dipandu dengan pembawa acara dari MWC-NU Kec Campaka Ustad Subhan Sholahudin yang mampu menghidupkan suasana dengan candaan serta job-job yang membuat semangat jamaah” fokus dalam mengikuti acara demi acara tersebut dan tampak para jamah tidak ada yang mengantuk dan beranjak pulang, yang ada jamaah bertambah memadati areal kantor Desa Cijaya dari acara dimulai sampai dengan selesai. Sabtu 23 Agustus 2025.

Kepala Desa Cijaya sekaligus Panitia pelaksana PHBI H. Tri Sutisna SE, atau yang akrab di sapa Kades Oyok 3P dalam kata sambutannya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para jamaah yang hadir di acara maulid Nabi besar SWA ini,” dan rasa hormat saya pada Muspika Kec Campaka, Ibu Camat, Pa Kapolsek dan Pa Danramil Campaka, serta hadir juga Anggota dewan DPRD kab Purwakarta H. Ahmad Sanusi. Ketua MUI desa Cijaya Beserta Jajaran, Pengurus MWC-NU serta perwakilan ranting NU seKecamatan Campaka, tokoh masyarakat tokoh pemuda unsur karang taruna, dan seluruh yang hadir pada malam hari ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Lanjut Oyok” Apresiasi saya sebesar-besarNya kepada seluruh Panitia dan pendukung yang sudah bekerja keras diacara ini, terus terang” persiapan acara ini cuma 2 hari, tetapi kesigapan dan kematangan Panitia dan kerja keras sampai acara terlaksana dengan baik, saya sudah tidak bisa berkata-kata cuma bisa berdoa amal kebaikan ini menjadi ladang pahala bagi kita semua.

Dikesempatan ini juga saya selaku kepala Desa Cijaya mewakili seluruh warga Desa Cijaya mengucapkan trima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Suratman Babinkantibmas yang memasuki masa pensiun, pak Babinkantibmas ini sudah bertugas di desa cijaya sekitar 18 tahunan, dan warga Desa Cijaya sudah mengenal sosok beliau, begitu juga pa Suratman sudah mengerti dengan Kultur yang ada di Desa Cijaya, dan sekrang saya perkenalkan kepada seluruh Jamaah Babinkantibmas yang baru bertugas di desa kita, Bp IPDA Ahmad Haryanto, selamat bertugas Pak” di Desa Cijaya semoga Bp Babinkantibmas betah bertugas disini.

Peringatan BHBN Tablik Akbar kali ini Pemdes Cijaya mengundang 2 orang penceramah kondang asal Purwakarta, KH. Mansyur dari lembaga dakwah NU dan Rois Syuriah PCNU Purwakarta Abi KH. Endang Abdul Somad.

Abi KH. Endang Abdul Somad Suriyah PCNU Purwakarta dalam ceramahnya mengingatkan kembali tentang Kelahiran Nabi Besar Muhammad SWA, diutus kedunia untuk merobah peradaban jalan sejarah umat manusia menuju cahaya terang. Dalam waktu singkat sebuah tatanan kehidupan baru yang dapat diwujudkan. Peradaban baru yang dibangun atas dasar nila-nilai Islam sebagai rahmat semesta alam. Dan Islam yang diajarkan Oleh Nabi Besar Muhammad SAW ini bukan untuk Jajirah Arab Aja, tapi untuk seluruh Ummat manusia yang ada dimuka bumi ini” tegas Kiyai

Dalam menghadapi tatanan yang demikian, Nabi Muhammad SAW mengajarkan nilai-nilai ketauhidan, baik sebagai prinsif maupun praktik nyata yang diwujudkan pada sikap, karakter dan watak yang agung. Beliau memadukan nilai-nilai universal ajaran agama yang tertuang dalam Al-Qur’an dengan tindakan dan perilaku nyata dalam berbagai aktivitas dakwah dan kemanuasiaan.

Dipenutup acara KH. Endang Abdul Somad pimpinan ponpes cireok ini berdo’a didepan jamah sambil menitikkan air mata, meminta kepada Allah SWT, untuk Indonesia yang damai tentram aman dan sejahtera, serta keadilan bagi seluruh Bangsa Untuk Indonesia yang lebih sejahtera.

 

 

 

Alex skj
IMG 20260223 104821
Pembelajaran Ramadhan di SDN 2 Bunder Purwakarta Menggabungkan Ilmu, Akak dan Cinta LingkunganPembelajaran Ramadhan di SDN 2 Bunder Purwakarta: Menggabungkan Ilmu, Akhlak, dan Cinta Lingkungan PURWAKARTA, Fakta News 24, 23 FEBRUARI 2026 – SDN 2 Bunder yang terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, resmi memulai rangkaian pembelajaran khusus dalam bulan suci Ramadhan pada hari Senin kemarin. Program ini dirancang secara komprehensif untuk tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik siswa, tetapi juga menguatkan berbagai aspek pendidikan karakter seperti ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak yang baik, jiwa kepemimpinan, serta kesadaran akan pentingnya kepedulian sosial dan lingkungan. Kegiatan ini sejalan dengan pedoman dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menyelenggarakan proses belajar mengajar yang nyaman dan produktif bagi peserta didik yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kepala Sekolah Hj. Eli Herlina, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa bulan Ramadhan menjadi kesempatan emas untuk membentuk pribadi siswa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki nilai-nilai yang luhur. “Kami mengemas pembelajaran dengan tema Ramadhan yang mengkombinasikan ajaran agama, pembentukan karakter, dan pemahaman tentang pentingnya menjaga alam. Tujuan kami adalah menghasilkan generasi yang kuat dalam iman, memiliki akhlak yang mulia, mampu memimpin, dan peduli terhadap sesama serta lingkungan sekitar,” ungkapnya. Sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, jam belajar di sekolah telah disesuaikan. Sebelumnya, kelas rendah belajar selama 5 jam dan kelas tinggi 7 jam, namun kini seluruh jenjang belajar hanya selama 4 jam dengan jadwal pulang lebih awal. Materi pembelajaran tetap mengacu pada kurikulum yang berlaku, dengan penambahan konten keagamaan pada setiap awal kegiatan belajar. Selain kegiatan belajar reguler, sekolah akan menggelar program khusus “Masantren di Sekolah” mulai tanggal 13 hingga 27 Maret 2026. Kegiatan ini tidak hanya dipimpin oleh guru Pendidikan Agama Islam, melainkan melibatkan seluruh tenaga pendidik untuk memberikan pembelajaran tentang akidah, akhlak, Al-Quran Hadis, Sejarah Islam, serta keterampilan baca tulis Al-Quran. Selain itu, akan diterapkan konsep “pesantren ekologi” melalui Program Tatanén di Balé Atikan (TDBA), yang merupakan kegiatan bercocok tanam berbasis lingkungan untuk menanamkan kesadaran ekologis pada siswa. Program ini selaras dengan penghargaan yang telah diraih sekolah sebagai lembaga “bersih dan hijau” yang telah mendapatkan verval dari Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta. “Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan akhlak mulia. Melalui aktivitas seperti menjaga kebersihan kelas, menghemat penggunaan air, merawat tanaman di sekolah, serta memahami hubungan antara ibadah dengan pelestarian alam, kami ingin siswa menyadari bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tambah Hj. Eli Herlina. Untuk memotivasi siswa, sekolah juga mengangkat prestasi yang pernah diraih oleh beberapa siswanya. Menurut Wawan Taupik Ridwan, S.Pd.I, Guru PAI, antara lain Muhammad Syahrul yang meraih juara lomba Hibdil Quran tingkat kecamatan tahun lalu, Muhammad Gilang kelas 5 yang berhasil meraih juara satu Taekwondo tingkat Jawa Barat dan berbagai prestasi dalam cabang olahraga renang. Selain itu, Keisha Diza Anabel pernah meraih juara satu nasional karate tahun 2022 dan juara tiga tahun 2023, serta aktif menjadi perwakilan sekolah dalam pertunjukan tari Jaipong. Meskipun telah menunjukkan prestasi yang membanggakan, sekolah menghadapi tantangan terkait keterbatasan jumlah guru dan ruang belajar. Kondisi geografis sekolah yang berada di daerah padat dengan banyak penduduk baru membuat sekolah harus menerima semua anak yang memasuki usia wajib sekolah. Akibatnya, beberapa ruangan belum dapat digunakan karena pertimbangan keamanan, sehingga pembelajaran dilakukan secara bergantian pada sesi pagi dan siang hari. “Kendala terkait guru dan ruang belajar memang menjadi tantangan bagi kami, namun kami tidak akan menyerah untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan layak bagi setiap anak. Kami berharap dapat mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar masalah ini dapat segera teratasi,” pungkas Hj. Eli Herlina. Alex skj
Info Purwakarta

  PURWAKARTA, Fakta News 24, 23 FEBRUARI 2026…