Uncategorized

Bupati Karo Jamu Kunker Tim Asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba di Hari Terakhir

×

Bupati Karo Jamu Kunker Tim Asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba di Hari Terakhir

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1753362066552

KARO.Faktanews24.com
Pemerintah Kabupaten Karo menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung proses Revalidasi dan Pengembangan Geopark Kaldera Toba oleh UNESCO Global Geoparks (UGGp). Komitmen ini diwujudkan melalui jamuan makan malam yang dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes, asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Dr Jeon Yongmun, Prof. Jose Brilha, BP TCUGGp) Azizul Kholis, bersama Tim Asesor UNESCO dan para pemangku kepentingan lainnya, Rabu (23/07/2025), di Taman Simalem Resort, Kecamatan Merek.

Dalam sambutannya, Bupati Karo menegaskan bahwa pengakuan internasional terhadap Geopark Kaldera Toba adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, sektor swasta, dan seluruh pemangku kepentingan. “Kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keutuhan kawasan geopark, melindungi keanekaragaman hayati, serta melestarikan situs-situs geologi yang bernilai tinggi,” ujar Bupati.

Tim Asesor UNESCO untuk revalidasi terkesan dengan peninggalan-peninggalan Gunung Toba dari materialnya, keragaman hayati dan budaya. Peninggalan ini masih terjaga dan terus dilestarikan oleh masyarakat.

Sebagai geolog, asesor UNESCO Geopark Kaldera Toba Dr Jeon Yongmun, menghabiskan banyak waktu untuk melihat outcorp (endapan purba yang muncul ke permukaan bumi). Seperti saat melihat formasi kualu (satuan batuan dari serpih, batupasir dan konglomerat), Jeon Yongmun mengatakan batuan vulkanik yang ada di Danau Toba salah satu yang terbaik yang pernah dia temukan.

IMG 20250724 201608 scaled
Tim asesor UNESCO Geopark Caldera Toba Prof Jose Brilha dan Jeon Yongmun meninjau Geosite Sipiso Piso Kabupaten Karo, dan Geosite Silahisabungan Kabupaten Karo, Kamis (24/7/2025).

“Ini salah satu batuan terbaik dari gunung api yang saya koleksi dari beberapa tempat, ini yang perlu kita lestarikan,” kata Jeon Yongmun, saat melihat susunan bebatuan di sekitar Paropo dan sikodon kodon Kabupaten Karo.

Asesor lainnya, Prof. Jose Brilha juga terkesan dengan budaya seperti tari-tarian, makanan dan produk geopark. Saat berkunjung ke Air Terjun Sipisopiso, mereka mereka disambut hangat masyarakat setempat lewat nyanyian dan tarian Karo, Jose berharap warisan ini terus dijaga dari generasi ke generasi lewat edukasi.

“Ini warisan yang luar biasa, kenapa kalian tetap mempertahankan ini di tengah gempuran budaya dari luar, karena ini spesial, ini berharga karena itu perlu kalian jaga,” kata Jose Brilha.

Kepala Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP TCUGGp) Azizul Kholis mengatakan, revalidasi selama tiga hari di Danau Toba berjalan lancar. Total ada tujuh Geosite yang dikunjungi asesor seperti Sipisopiso-Tongging, Silalahi-Sabungan, Sibaganding, Taman Eden 100, Hutaginjang, Sipinsur dan Tele.

“Dari tinjauan asesor, kita lihat positif, mereka cukup terkesan melihat peninggalan yang ada di Kaldera Toba, baik terkait geologi, budaya dan pariwisata, kita optimis akan kembali mendapat kartu hijau UNESCO Global Geopark,” kata Azizul.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menurut Sekretaris Dewan Pengarah BP Dikky Anugerah, akan terus mendorong agar pengelolaan Geopark Kaldera Toba semakin baik. Pengelolaan geopark, menurutnya, dilakukan secara berkelanjutan agar bisa diwariskan dari generasi ke generasi.

“Pengelolaan geopark itu berkelanjutan, terus menerus dan terus semakin baik, dan kita akan terus mendorong hal tersebut agar warisan ini semua bisa dinikmati anak cucu kita kelak,” kata Dikky.

Warga Dusun 7,Desa Teluk Tenggulang Diselimuti Asap Pekat Akibat Karhutla. September 7, 2026 AdminSNN Banyuasin-Suluhnusantara.news Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk Ke pemukiman Warga, Hal ini Perlunya Tindak Cepat dari Pihak pemerintah setempat terkait penanganan asap kepada warga khususnya pada anak balita. Senin 7/9/2026. Kebakaran lahan yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,kecamatan Tungkal Ilir,kabupaten Banyuasin, menyebabkan Asap masuk ke pemukiman warga, di karenakan kebakaran yang terjadi berdekatan dengan pemukiman warga. Hal ini di keluhkan oleh warga setempat khususnya ibu ibu yang punya anak balita. Salah satu warga ibu titi warga dusun 07, desa teluk tenggulang mengungkapkan saat di konfirmasi awak media. ” Kami warga terdampak asap berharap kepada pihak pemerintah baik itu desa maupun kecamatan, untuk memperhatikan kami para ibu ibu yang punya anak balita ini, karena asap ini kalau malam sangat terasa di dalam rumah kami, harapan kami ada dari pemerintah menyediakan tempat yang aman dari asap untuk para anak balita kami juga para orang tua jompo. ” Ungkapnya. Tidak cuma ibu Titin yang mengelukan terkait dapat asap ini, ibu Rizki dan ibu yang lainya juga mengeluhkan hal yang sama, “Anak kami baru berumur 1 tahun kami sangat kwatir dengan Dampak dari asap ini, karena anak yang umur satu tahun di pasang masker di buang, jadi kalau malam kami bingung, kwatir sama anak kami, kami hanya berharap ada perhatian baik dari pihak pemerintahan ataupun dari pihak perusahaan seperti PT Campang tiga ini,demi kenyamanan anak kami ini, “paparnya. Dengan terjadinya kebakaran yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,Tungkal Ilir,Banyuasin Sampai sekarang belum ada penanganan secara serius dari pihak medis terkait dampak asap ini,sedangkan konfirmasi baik dengan pihak desa dan kecamatan sudah di sampaikan melalui Group KARHUTLA TUNGKAL ILIR,Tapi sudah tiga hari belum ada respon dan tanggapan yang serius demi menyelamatkan anak anak balita dan orang tua jompo. Pungkasnya. (
Uncategorized

Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk…