Kabut Asap Kian Pekat, Puskesmas Lubuk Mandarsah Bagikan Masker kepada Pengendara
TEBO ~ Faktanews24.com Mengantisipasi dampak buruk kabut asap yang semakin pekat di Kabupaten Tebo, Jambi, petugas kesehatan Puskesmas Lubuk Mandarsah, Kecamatan Tengah Ilir, turun langsung ke jalan untuk membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengendara roda dua dan roda empat yang melintas.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah memburuknya kondisi udara akibat kabut asap yang menyelamatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Tebo dalam beberapa hari terakhir.
Pembagian masker tersebut dilaksanakan di jalan lintas Desa Lubuk Mandarsah. Petugas kesehatan terlihat memberikan masker kepada para pengendara yang melintas guna membantu mengurangi paparan partikel asap yang berpotensi mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Kepala Puskesmas Lubuk Mandarsah, Dwi Harianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pelayanan kesehatan melalui Puskesmas untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk polusi udara akibat kabut asap.
Keamanan Menjadi Fondasi Kehidupan Sehat
RSUD Sultan Thaha Saifuddin Tebo Terima Bantuan CT-Scan dari Kemenkes, Tingkatkan Layanan Jantung dan Stroke
Tak Hanya Bangun Jembatan Gantung, Kodim 0416/Bute Utamakan Pelayanan Kesehatan Warga
Merdeka Melayani: Saatnya Rumah Sakit Paripurna Hadir di Mata Masyarakat
Menurutnya, langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi kabut asap di Kabupaten Tebo dalam beberapa hari terakhir semakin pekat, bahkan masih terlihat hingga sore hari.
Selain membagikan masker di jalan lintas, petugas kesehatan juga turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya paparan kabut asap serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan.
Dwi Harianto juga menyampaikan bahwa jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Mandarsah selama periode kabut asap masih tergolong rendah. Berdasarkan laporan yang disampaikannya, jumlah kasus yang tercatat masih di bawah seratus kasus.
Meski begitu, kondisi tersebut tidak bisa membuat masyarakat lengah. Paparan asap, terutama dalam kondisi kualitas udara yang memburuk, tetap berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki masalah pernapasan.
Petugas kesehatan mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap semakin pekat. Warga juga diminta menggunakan masker yang sesuai saat harus beraktivitas di luar rumah serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya.
Upaya pembagian masker dan edukasi kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah ancaman kabut asap yang masih menyelamatkan wilayah Kabupaten Tebo.
Masyarakat diimbau untuk tidak menganggap remeh kabut asap. Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, sekaligus tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan kondisi kualitas udara di lingkungan masing-masing. (EE)












