Kolaborasi Bank Aceh Syariah bersama Pemda Aceh Timur ukir Sejarah,
Pertama di Aceh Terapkan SP2D Online.
Faktanews24.com- Aceh Timur kembali menorehkan prestasi bersama Bank Aceh Cabang idi di tingkat Nasional. Daerah yang dipimpin Bupati Al-Farlaky itu resmi menjadi kabupaten pertama di Aceh yang berhasil menerapkan sistem Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online yang terhubung langsung dengan Kementerian Dalam Negeri.
Kepastian itu didapat setelah tim Pemda dari Dinas BPKD Aceh Timur bersama Tim Bank Aceh Pusat dan Cabang Idi sukses menjalani uji sistem secara langsung di Jakarta, Rabu (16/9/2026) lalu.
Uji coba yang berlangsung di Gedung Naya, Menteng, Jakarta Pusat itu berjalan lancar tanpa kendala. Sistem yang mengintegrasikan SIPD RI milik Kemendagri dengan Internet Banking Corporate ( IBC ) milik Bank Aceh Syariah itu mampu bekerja 100 persen.
Hadir dalam momen bersejarah tersebut, Kasubdit Sistem Informasi Ditjen Bina Keuda Kemendagri Ananto Budiono, Kepala BPKD Aceh Timur Zulkifli, Pemimpin Bank Aceh Cabang Idi Samsul Bahri dan Kabid Elektronik Banking Bank Aceh Pusat Hendra Gozari.
Selama hampir seharian, tim gabungan menguji 10 tahapan proses pencairan. Mulai dari pengiriman data dari Jakarta, proses persetujuan di banking, hingga uang masuk ke rekening tujuan. Termasuk pengujian potongan pajak, zakat, infaq dan IWP. Semua parameter dinyatakan berhasil.
Kepala BPKD Aceh Timur, Zulkifli, mengaku bersyukur atas keberhasilan ini.
“Ini lompatan besar. Kalau dulu SP2D masih semi manual, sekarang sekali klik di SIPD, langsung terproses di Bank Aceh. Lebih cepat, lebih transparan, dan bisa dipantau real time,” kata Zulkifli.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan Kemendagri kepada Aceh Timur sebagai pilot project pertama di Aceh adalah buah dari keseriusan Pemkab bersama Bank Aceh dalam membenahi tata kelola keuangan.
“Kami datang ke Jakarta lengkap, ada Sekda, Bank Aceh Idi dan Bank Aceh Pusat, serta kuasa BUD dan bendahara. Ini menunjukkan kami serius,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Kemendagri melalui Ananto Budiono memberikan apresiasi. Aceh Timur dinilai paling siap dari sisi sistem dan SDM untuk menjalankan transformasi digital keuangan daerah,bersama dukungan sistem dari Pihak Bank Aceh Syariah khususnya
Dengan keberhasilan ini, ke depan seluruh proses pencairan keuangan di Aceh Timur tidak lagi menggunakan cara lama. Cukup dari SIPD, dana langsung cair melalui IBC Bank Aceh.
Pihak Bank Aceh sendiri berkomitmen akan terus mengembangkan fitur, seperti untuk pembayaran kontraktual dan transfer antar bank agar sistem semakin sempurna.
Keberhasilan Aceh Timur ini diharapkan menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain di Aceh untuk segera beralih ke SP2D Online. Tutur Samsul Bahri.[M.Amin]












