Berita Viral

Viral…Pembangunan Los Pasar Rawajitu Jadi Ajang Bisnis Kepala Kampung Meraup Keuntungan Besar Ini Faktanya!!!

×

Viral…Pembangunan Los Pasar Rawajitu Jadi Ajang Bisnis Kepala Kampung Meraup Keuntungan Besar Ini Faktanya!!!

Sebarkan artikel ini
IMG 20260818 165412

Pembangunan Los Pasar di Kampung Gedung Karya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, mulai di laksanakan pada bulan Agustus 2026 kini menjadikan resah dan tekanan yang berat bagi para pedagang pasar yang harus membayar dengan harga tidak sesuai, Senin (17/08/2026).

Screenshot 20260818 165346

Hal ini dipicu berawal dari pembongkaran Los pasar, kini mau dibangun lagi, yang mana mereka mau tidak mau harus mengeluarkan puluhan juta bahkan hal ini diduga jadi ajang bisnis yang punya uang banyak maka jadi pemilik, Apabila tidak dipenuhi para pedagang harus merelakan lapaknya ditempati oleh pedagang yang banyak uang/kaya.

 

Padahal jelas awal Los pasar tersebut dibongkar guna untuk penertiban dan kenyamanan pasar, dan bangunan tersebut di bongkar tampa kecuali dengan dalih tempat tersebut tidak di perbolehkan mendirikan bangun lagi, tak butuh waktu lama Kepala Kampung bersama sebagian pengurus pasar dan aparatur kampung membuat program pembangunan Los pasar yang dulu di bongkar kini di bangun lagi.

 

diduga kuat Kepala kampung GI dengan beberapa aparatur telah lupa dengan aturan mereka sendiri yang membuat kini mereka yang melanggar aturan tersebut, pembangunan Los pasar tersebut di jadikan ajang bisnis dan diindikasi demi meraup keuntungan besar mereka gunakan cara yang tidak taat pada peraturan daerah bahkan menggunakan cara arogan agar pembangunan Los pasar tersebut tidak ada yang menghalangi.

 

Inilah yang dirasakan para pedagang merupakan suatu kejanggalan, karena munculnya pembangunan tersebut yang tidak melibatkan pedagang, maupun tokoh-tokoh pasar mereka buat aturan sendiri, yang di dukung oleh sebagian aparatur dan beberapa orang yang memiliki uang/kaya.

 

“hanya beberapa saja pedagang pasar yang diundang akhir-akhir ini saat mau melakukan pembangunan Los pasar. Apa bila kami tidak mau membayar Los Pasar dengan harga yang ditetapkan tim pengelolaan bangunan pasar, bersama pak lurah maka kami tidak mendapatkan bangunan Los tersebut.

 

Atas pemintaan para pedagang Awak Media langsung menanggapi hal ini, yaitu Wakil pimpinan Redaksi Faktanews24.com dengan sigap berusaha mengklarifikasi kepada Kepala Kampung langsung menghubungi GI, melalui via seluler dan pesan singkat. Akan tetapi tak ada jawaban pasti, bahkan beberapa saat nomor langsung di blokir oleh Pak lurah tersebut.

 

Atas permintaan beberapa pedagang yang merasakan telah terzolimi maka Wakil pimpinan Redaksi Media Faktanews24.com dan sekaligus tergabung dalam Lembaga Bantuan Hukum, akan segera membentuk tim baik dari Media Maupun dari LBH, untuk segera melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan kepada Dinas-dinas terkait serta kepada Bupati Tulang Bawang agar permasalahan ini segera meluruskan dan di benahi sesuai peraturan Daerah Kabupaten Tulang Bawang. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *