FaktaNews24.com – Lampung Utara – Jagat Facebook dihebohkan dengan unggahan di grup LAMPUNG UTARA BANGKIT BERSAMA. Sebuah akun anonim memposting tangkapan layar Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan caption mengejutkan:
“Allhamdulililah paket 2025 saya tayang minggu ini.
Postingan yang diunggah 3 jam lalu itu langsung menyita perhatian publik. Dalam gambar terlihat puluhan paket proyek infrastruktur jalan di Kabupaten Lampung Utara dengan total nilai miliaran rupiah yang bersumber dari APBD 2025 dan akan tayang lelang pada Agustus 2026. Selasa (4/8/2026)
Beberapa paket yang terlihat diantaranya:
• Pemeliharaan Berkala Jalan Kail Cinta – Dorowati: Rp 2,4 Miliar
• Pembangunan Jalan Mulyo Rejo II – Pakuan Agung: Rp 5,2 Miliar
• Pembangunan Jalan Bukit Kemuning – Sp. Asem – Bts Way Kanan: Rp 2 Miliar
• Pemeliharaan Berkala Jalan Lepang Tengah – Sri Agung: Rp 1,03 Miliar
Dan puluhan paket lainnya dengan rata-rata nilai Rp 400 juta hingga Rp 2,5 miliar dengan metode Tender dan Pengadaan Langsung.
Komentar Netizen Terbelah: Antara Harap dan Curiga
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar beragam.
Ada yang bersyukur, ada yang skeptis, bahkan ada yang terang-terangan menyindir praktik bagi-bagi proyek.
1. Menagih Janji yang Terlupakan
Akun Aan Gunawan menuliskan kekecewaannya: “Jalan Hi. Yusuf LK. 8-9 Kelurahan Kotabumi Udik ko tidak masuk lagi, padahal sudah 17 tahun tidak ada perawatan maupun perbaikan”. Komentarnya mewakili suara warga yang jalannya tak kunjung tersentuh pembangunan.
2. Minta Dikawal Ketat
Yusuf Amritonal II yang berlabel Kontributor Naik Daun mengingatkan: “Harus dikawal ini, jangan udah mahal mahal hasilnya krapak krapik.” Senada, Andre Agasi menyoroti mahalnya anggaran: “Harganya mahal-mahal sekali, klw liat jalan swadaya”
3. Sindiran Pedas Bahasa Lampung
Komentar paling menyita perhatian datang dari akun thujung86 yang menulis dalam bahasa Lampung: “Mengan jamo metey proyek Ino kaban baxxxy” yang artinya “makan sama kalian proyek itu, para baxx..y.”
Sindiran lebih tajam datang dari akun anonim lainnya:
• Peserta anonim 565: “Romlah 15 kbrnya” – diduga menyinggung soal fee 15%.
• FascinatingAlligator5101: “setoran nya udah lama”
• heaters2740: “Kira2 yang masuk kantong berapa duit tuh .. apakah ada?”
Di tengah sindiran tersebut, ada juga yang menyambut positif seperti Julius Port: “Alhamdulillah, akhir lampura ada perbaikan jalan..”
Fenomena ini menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap transparansi proyek di Lampung Utara.
Warga berharap, tayangnya paket 2025 di situs SIRUP LPSE benar-benar menjadi proses lelang terbuka, bukan sekadar formalitas untuk proyek yang diduga sudah ada pemiliknya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Lampung Utara terkait postingan viral tersebut.
Publik kini menunggu, apakah paket-paket bernilai miliaran itu akan menghasilkan jalan mulus berkualitas, atau justru kembali menjadi jalan “krapak krapik” seperti yang dikhawatirkan netizen.











