KUDU, FN24
Langkah nyata menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri kembali ditunjukkan oleh SMK Negeri (SMKN) Kudu. Berkat kerja sama yang solid bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) IV Jawa Timur, kegiatan sertifikasi profesi di bidang konstruksi telah terlaksana dengan sukses dan lancar. Program ini menjadi bukti keseriusan sekolah dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga teruji kemampuannya di lapangan.
Kegiatan bergengsi ini diikuti oleh sebanyak 127 peserta, yang merupakan siswa-siswi berprestasi dari dua jurusan unggulan sekolah ini, yaitu Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP) serta Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPiB). Melalui sertifikasi ini, para siswa berkesempatan mengantongi bukti kompetensi resmi yang menjadi kunci utama mereka untuk bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha yang semakin ketat.
Dalam sambutan pembuka, Kepala SMKN Kudu, Erna Kusrini, S.Pd., M.M., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, kerja sama dengan BJKW IV Jawa Timur adalah langkah vital untuk memastikan standar pendidikan yang diajarkan di sekolah telah sejalan dengan standar yang diterapkan di dunia industri konstruksi.
“Kerja sama ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah investasi masa depan bagi para siswa. Sertifikat yang didapatkan nantinya adalah bukti sah bahwa kompetensi mereka telah diakui secara profesional. Ini adalah modal kuat bagi mereka untuk melangkah lebih jauh dan berkontribusi nyata dalam pembangunan,” tegas Ibu Erna Kusrini dalam sambutannya.
Kepercayaan yang diberikan kepada SMKN Kudu untuk menjadi pelaksana kegiatan ini juga mendapat respons positif dari pihak Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Jawa Timur. Perwakilan Sosial dari BJKW IV Jatim, Esti Dinda, S.Sos., yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyambut baik inisiatif yang diambil oleh pihak sekolah.
Esti Dinda menegaskan, dunia konstruksi saat ini sangat membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian khusus dan terstandarisasi. Oleh karena itu, kegiatan sertifikasi ini menjadi gerbang awal yang sangat penting bagi para siswa agar siap terjun ke masyarakat dengan bekal kemampuan yang teruji.
“Kami sangat mendukung langkah SMKN Kudu. Sinergi seperti inilah yang kami harapkan, di mana sekolah mampu menyiapkan sumber daya manusia yang benar-benar siap pakai. Kehadiran sertifikat kompetensi ini akan menjadi nilai tambah yang sangat berharga bagi para lulusan saat mereka mencari peluang karir,” ungkap Esti Dinda di hadapan para peserta dan pendidik.
(Hendrik)
![]()












