Aktivis Tebo, Hafizan Romy Faisal, soroti kebijakan PMD yang dinilai tidak jelas dan merugikan calon kepala desa.
TEBO – Faktanews24.com – Gelombang kekecewaan calon kepala desa terus menguat akibat kebijakan yang dinilai tidak jelas dari pihak PMD. Para peserta yang telah dinyatakan lolos kini justru dihadapkan pada ancaman pengurangan jumlah calon, memicu kegaduhan dan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Aktivis Tebo, Hafizan Romy Faisal, menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Ia meminta PMD segera mengambil sikap tegas demi menjaga keadilan bagi seluruh peserta.
“PMD harus tegas. Hak calon yang sudah lolos tidak boleh dikurangi dengan alasan yang dicari-cari. Kalau calon sudah memenuhi syarat, tidak ada alasan untuk mengurangi,” tegasnya.
Menurut Romy, para calon bukan tanpa pengorbanan. Mereka telah menghabiskan tenaga, waktu, dan biaya besar untuk bersosialisasi kepada masyarakat. Karena itu, ia menilai sangat tidak adil jika kesalahan atau ketidakjelasan aturan justru dibebankan kepada peserta.
“Peserta sudah berjuang, jangan sampai mereka yang menanggung akibat dari kelalaian PMD. Kalau terjadi pengurangan, patut diduga ada alasan lain di baliknya,” lanjutnya.
Related: PMD Disorot! Aturan Tak Jelas, 8 Calon Kades Terancam Denda Rp20 Juta
Ia juga melontarkan kritik keras terhadap kinerja PMD yang dinilai tidak profesional dalam mengelola tahapan ini.
“Kenapa PMD Tebo bisa sebobrok ini dalam membuat dan menjalankan aturan? Ini menyangkut nasib orang banyak, bukan hal sepele,” ujarnya.
Romy mengingatkan bahwa ketidak konsistenan kebijakan berpotensi merusak kepercayaan publik. Jika tidak segera disikapi dengan benar, bukan tidak mungkin kegaduhan ini akan semakin meluas.(EE)
![]()












