Info Cirebon

Anggota DPRD Provinsi Jabar Bambang Mujiarto,ST Soroti Infrastruktur hingga Krisis Petani Muda Saat Giat di Cirebon ‎

×

Anggota DPRD Provinsi Jabar Bambang Mujiarto,ST Soroti Infrastruktur hingga Krisis Petani Muda Saat Giat di Cirebon ‎

Sebarkan artikel ini
IMG 20260326 144117 979 scaled

Faktanews24.com
‎CIREBON – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Bambang Mujiarto, ST, dari Fraksi PDI Perjuangan menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan tahun anggaran 2026 di Desa Trusmi Wetan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia menyoroti berbagai persoalan mulai dari infrastruktur, kenaikan biaya hidup, hingga menurunnya minat generasi muda di sektor pertanian.

IMG 20260326 162634 109

‎Dalam kegiatan ini di hadiri oleh Kuwu desa Trusmi Wetan,perangkat desa, tokoh agama,tokoh masyarakat, kader PKK,RT/RW hingga warga setempat.

‎Bambang menilai pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke desa menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

IMG 20260326 150104 955

‎“Pemprov harus hadir sampai ke desa-desa. Tanpa infrastruktur yang baik, biaya produksi masyarakat akan terus meningkat,” ujar Bambang.

‎Ia juga menyoroti kenaikan harga kebutuhan seperti pupuk, obat-obatan, dan biaya tenaga kerja yang dinilai semakin membebani masyarakat.

‎Menurutnya, kondisi tersebut berkaitan dengan semakin berkurangnya minat generasi muda untuk bekerja di sektor pertanian.

IMG 20260326 150153 969

‎“Sekarang banyak anak muda lebih memilih jadi buruh dibanding bertani. Padahal sektor ini sangat penting bagi ketahanan pangan,” katanya.

‎Selain itu, Bambang turut menyinggung efektivitas anggaran pendidikan di Jawa Barat yang mencapai puluhan triliun rupiah setiap tahun.

Ia mempertanyakan apakah anggaran tersebut sudah sebanding dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

‎“Kita perlu evaluasi, apakah anggaran besar itu sudah tepat sasaran dan berdampak pada kualitas pendidikan,” ujarnya.

IMG 20260326 140917 218

‎Ia menekankan pentingnya peningkatan fasilitas pendidikan, khususnya dalam pengembangan keterampilan siswa seperti bahasa asing, teknologi, dan keahlian vokasi.

‎Di tengah ketidakpastian global, Bambang berharap pemerintah dan masyarakat dapat memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.

‎“Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. Harus ada sinergi dengan masyarakat agar persoalan bisa diselesaikan bersama,” ucapnya.

‎Jono

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *