Faktanews24.com
MAJALENGKA – Pemerintah Desa Teja, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, menggelar tradisi adat tahunan Mapag Cai di kawasan wisata Situ Ciranca Teja, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian budaya sekaligus ungkapan syukur atas karunia sumber air bagi masyarakat.

Acara dihadiri Bupati Majalengka Eman Suherman, unsur Forkopimda, Forkopimcam, Kepala Desa Teja Wiwi Widiawati, perangkat desa, tokoh adat, serta ratusan warga.

Kepala Desa Teja, Wiwi Widiawati, mengatakan Mapag Cai merupakan tradisi turun-temurun yang terus dijaga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki dan keberkahan air bagi kehidupan masyarakat.

Prosesi adat diawali dengan penaburan dan penyatuan air yang diambil dari tujuh mata air di Desa Teja. Ritual dipusatkan di Situ Ciranca Teja sebagai sumber kehidupan warga dan penopang aktivitas pertanian.
Menurut Wiwi, tradisi ini diharapkan terus dilestarikan oleh generasi muda agar tetap menjadi warisan budaya sekaligus daya tarik wisata budaya di Kabupaten Majalengka.
Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat yang turut menjaga kelestarian adat dan budaya lokal.
Jono






