Faktanews24.com
CIREBON — Puluhan warga Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, untuk mempertanyakan realisasi pembangunan jaringan pipanisasi air bersih yang menjadi bagian dari kesepakatan dengan PT. Tirta Kemuning Ayu Sukses (TKAS).

Persoalan tersebut dibahas dalam audiensi yang digelar di Aula Kantor Desa Cikalahang, Jumat (21/8/2026). Dalam pertemuan itu, warga mendapat penjelasan bahwa pembangunan jaringan pipanisasi ditargetkan mulai dilaksanakan pada 4 September 2026.
Pendamping Pemerintah Desa Cikalahang dari Biro Bantuan Konsultasi Hukum (BBKH) Untag Cirebon, R. Panji Amiarsa, mengatakan audiensi digelar untuk memastikan pelaksanaan pipanisasi sesuai kesepakatan yang telah dibuat antara para pihak.
Menurutnya, kebutuhan air bersih merupakan hak masyarakat yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan kerja sama pemanfaatan sumber daya air.
“Yang dipertanyakan masyarakat adalah pelaksanaan pipanisasi investasi sebagaimana diamanatkan dalam perjanjian. Hasil pertemuan menyatakan pelaksanaan akan dimulai 4 September,” kata panji.
Ia mengatakan hasil kesepakatan tersebut akan ditindaklanjuti melalui surat pernyataan dan berita acara tahapan pelaksanaan. Dokumen itu nantinya menjadi pegangan bagi masyarakat sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal.
Ia juga menyebut pelaksanaan pembangunan infrastruktur pipanisasi harus memperhatikan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Pihaknya berencana melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk mendampingi dan memonitor pelaksanaan pembangunan.
“Jangan sampai pelaksanaan infrastrukturnya keliru. Kami akan melihat realisasinya dalam dua pekan ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, masyarakat memiliki dasar hukum untuk mempertanyakan pelaksanaan kesepakatan apabila tidak direalisasikan. Menurut dia, hak-hak masyarakat harus tetap menjadi perhatian di tengah kegiatan usaha pemanfaatan air.
“Jangan sampai air dimanfaatkan lebih besar untuk kepentingan bisnis, sementara kebutuhan masyarakat terabaikan,” katanya.

Sementara itu, Kuwu Desa Cikalahang, Kusnan, mengatakan pihaknya telah memperoleh kejelasan dari PDAM dan PT TKAS terkait rencana pembangunan pipanisasi.
“Alhamdulillah, dalam pertemuan ini kita sudah mendapat kejelasan. Mudah-mudahan apa yang disampaikan bisa terwujud demi keadilan masyarakat Cikalahang,” ujar Kusnan.
Menurutnya, warga telah menunggu realisasi pembangunan jaringan pipanisasi selama kurang lebih dua tahun. Kondisi tersebut semakin menjadi perhatian karena masyarakat kini menghadapi musim kekeringan.
Ia mengatakan jaringan pipanisasi dalam kesepakatan diperuntukkan bagi masyarakat di lima blok yang berada di Desa Cikalahang.
Perwakilan PT Tirta Kemuning Ayu Sukses, Berto Hermawan, membenarkan adanya komitmen pelaksanaan pembangunan tersebut.
“Kami sudah menghargai undangan dan bertanggung jawab atas pernyataan yang kami sampaikan,” kata Berto.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, warga kini menunggu realisasi pembangunan pipanisasi sesuai jadwal yang disampaikan dalam audiensi.
Pembangunan jaringan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian akses air bersih bagi masyarakat Cikalahang, khususnya warga di lima blok yang selama ini menunggu realisasi kesepakatan tersebut.
Jono











