Kepala Desa Kalawiran Kabur dari Sorotan, Dana Desa Rp178 Juta Menggigit
FaktaNews24.com ||
MisteriKalawiran—Panggung politik desa Kalawiran menggoyang hebat.
Calon kepala desa petahana, Viane Batas, yang telah berkuasa delapan tahun, mantap maju lagi di Pilkades Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa.
Namun, ambisi itu disambut gelombang kontroversi yang kian membara di kalangan warga.Sorotan tajam muncul usai wartawan gagal konfirmasi pengelolaan dana desa tahun anggaran 2023, 2024, dan 2025. Sikap gelap dan enggan merespons ini memicu dugaan ketidakterbukaan, bahkan bayang penyimpangan yang menggigit kepercayaan publik.
Proyek paving block sepanjang 95 meter dengan anggaran Rp178.574.380 pada 2024 jadi pusat kecurigaan. Warga mengeluhkan spesifikasi lebar pekerjaan yang kabur, menimbulkan tanda tanya besar soal transparansi pelaksanaan.Kepala Desa Viane Batas disebut-sebut menghindar dari media, meski indikasi keberadaannya di desa kian kuat. “Kalau mobil mereka ada, berarti kepala desa pasti di desa,” sindir seorang warga, mencerminkan situasi penuh rahasia.
Hingga Rabu (18/3/2026), tak ada pernyataan resmi darinya.Ketua Lembaga Independensi Pemberantasan Korupsi (Li Tipikor), Toar Lengkon, membentak tegas: “Kepala desa yang kabur dari publik soal dana negara, kelayakannya sebagai pemimpin patut diuji ulang!” Ia tekankan, akuntabilitas adalah pondasi pengelolaan dana desa dari APBN; ketertutupan hanya meracuni kepercayaan rakyat.
Hingga berita ini terbit, pihak kepala desa belum beri klarifikasi. Warga Kalawiran haus penjelasan transparan demi hapus bayang penyimpangan dana desa.
(Arel M)
![]()


