Berita Nasional

Hari pers Nasional 2026 jaga Demokrasi Bangsa

×

Hari pers Nasional 2026 jaga Demokrasi Bangsa

Sebarkan artikel ini
IMG 20260418 215014

Hari Pers Nasional 2026: Jaga Demokrasi Bangsa

faktaNews24,com, Muarasabak – Hari Pers Nasional 2026 yang diperingati pada Senin, 9 Februari 2026, menjadi momentum untuk menegaskan kembali peran strategis pers nasional di tengah tantangan global. Tema Pers Sehat untuk Ekonomi Berdaulat dan Negara Kuat menempatkan pers sebagai pilar penting dalam menjaga persatuan dan ketahanan bangsa.
Erna Sri purwaningsih selaku kepala SMKN 6 tanjbtim menilai pers memiliki peran historis dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak era Sumpah Pemuda 1928, pers menjadi sarana penyebaran gagasan kebangsaan dan pemersatu di tengah kemajemukan suku dan budaya.

“Pers sejak awal berperan penting dalam menyatukan bangsa melalui gagasan persatuan. Pers yang sehat menjadikan perbedaan sebagai sumber kekuatan dan berdaulatan,” kata Erna Senin, 9 Februari 2026.

Menurutnya, tantangan global saat ini semakin kompleks, mulai dari ancaman krisis pangan, krisis energi, hingga ketegangan geopolitik. Kondisi tersebut menuntut pers untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan bertanggung jawab.

“Dunia sedang tidak baik-baik saja dan kita harus bersiap dari sekarang. Pers berperan menjaga optimisme sekaligus persatuan masyarakat.” ucapnya.

Erna juga menegaskan pemerintah memandang pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional. Pers dinilai berkontribusi besar dalam mengawal kebijakan publik, membongkar praktik korupsi, serta mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Pers tidak hanya mengungkap persoalan, tetapi juga menyajikan konteks dan solusi. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik.” ujarnya.

Terkait keterbukaan informasi, Erna menyebut pemerintah terbuka terhadap kritik yang disampaikan media. Kritik justru dipandang sebagai bagian dari upaya menyelamatkan kepentingan negara dan rakyat.

“Kritik itu menyelamatkan dan harus disampaikan secara bertanggung jawab. Tanpa pers yang sehat, sulit membangun ekonomi berdaulat dan negara yang kuat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan ancaman serius berupa disinformasi, fitnah, serta penyalahgunaan teknologi digital seperti deepfake. Media kredibel dinilai menjadi sumber utama informasi yang dapat dipercaya masyarakat.

“Media yang bertanggung jawab adalah sumber informasi yang bersih. Inilah yang dibutuhkan publik di tengah banjir informasi.” kata Erna

Melalui peringatan Hari Pers Nasional 2026, pemerintah mendorong insan pers untuk tetap kritis namun konstruktif. Pers yang sehat diharapkan terus menjalankan fungsi kontrol sosial demi terwujudnya bangsa yang kuat, berdaulat, dan berkeadilan.

SS.

Loading

M.SABRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *