Uncategorized

Deli Serdang Targetkan Angka Stunting dibawah 100 Kasus

×

Deli Serdang Targetkan Angka Stunting dibawah 100 Kasus

Sebarkan artikel ini
IMG 20260213 WA0019

Percut Sri Tuan, Faktanews24.co

 

Penurunan angka stunting menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mencanangkan Kampung Sehat Intervensi Stunting (KASIH), Jumat (13/2/2026).

 

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan pada pencanangan program KASIH tersebut menegaskan, penanganan stunting bukan hanya soal asupan gizi, tetapi juga menyangkut pola asuh, sanitasi, kesehatan lingkungan, serta perubahan perilaku masyarakat.

 

“Kita mulai dari stunting karena ini menyangkut masa depan generasi. Kalau stunting bisa kita tekan, maka kualitas SDM Deli Serdang ke depan akan jauh lebih baik,” tegas Bupati.

 

Bupati menargetkan, pada tahun 2026 ini, angka stunting di Deli Serdang bisa ditekan hingga di bawah 100 kasus. Sebab, menurut Bupati, stunting sangat erat kaitannya dengan kemiskinan dan rendahnya pemahaman keluarga terhadap pola hidup sehat.

 

 

 

“Stunting lekat dengan kemiskinan dan kurangnya wawasan dalam penanganan. Karena itu semua lini harus bekerja memperbaiki pola di masyarakat,” jelas Bupati.

 

 

 

 

Melalui KASIH, penanganan stunting dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

 

 

 

Bupati menegaskan seluruh bantuan harus dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran. Untuk itu, pengawasan harus dilakukan secara ketat agar intervensi benar-benar berdampak pada penurunan angka stunting.

 

“Saya mau bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk perbaikan gizi dan kualitas hidup anak. Kita akan evaluasi secara berkala,” tegas Bupati.

 

Dengan pendekatan kolaboratif dan pengawasan berkelanjutan, Bupati optimistis percepatan penurunan stunting dapat tercapai, sekaligus melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.

 

Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Adela Sari Lubis STr Keb MKM memaparkan, dalam pencanangan tersebut, Dinas Kesehatan menyalurkan 27.882 satset PMT balita, 119.880 satset suplemen mikronutrien, serta menyediakan 178 unit alat antropometri untuk memastikan pengukuran tumbuh kembang anak lebih akurat.

 

Kemudian, Dinas Ketahanan Pangan memberikan bantuan pangan selama dua bulan berturut-turut kepada 100 anak stunting. Dinas Sosial menyalurkan bantuan sembako kepada 57 anak stunting di 10 desa prioritas. Dinas Perikanan, bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), memberikan bantuan ikan segar dua kali seminggu selama tiga bulan guna meningkatkan asupan protein hewani.

 

Sementara itu, Dinas P3AP2KB sebagai leading sector fokus pada perubahan perilaku melalui pelayanan KB bergerak, penguatan Tim Pendamping Keluarga, pembinaan kelompok, serta sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT)

 

Intervensi juga menyentuh aspek sanitasi dan hunian layak melalui pembangunan rumah layak huni dan tangki septik untuk mendukung lingkungan sehat bagi anak.

 

(JPS)

Warga Dusun 7,Desa Teluk Tenggulang Diselimuti Asap Pekat Akibat Karhutla. September 7, 2026 AdminSNN Banyuasin-Suluhnusantara.news Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk Ke pemukiman Warga, Hal ini Perlunya Tindak Cepat dari Pihak pemerintah setempat terkait penanganan asap kepada warga khususnya pada anak balita. Senin 7/9/2026. Kebakaran lahan yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,kecamatan Tungkal Ilir,kabupaten Banyuasin, menyebabkan Asap masuk ke pemukiman warga, di karenakan kebakaran yang terjadi berdekatan dengan pemukiman warga. Hal ini di keluhkan oleh warga setempat khususnya ibu ibu yang punya anak balita. Salah satu warga ibu titi warga dusun 07, desa teluk tenggulang mengungkapkan saat di konfirmasi awak media. ” Kami warga terdampak asap berharap kepada pihak pemerintah baik itu desa maupun kecamatan, untuk memperhatikan kami para ibu ibu yang punya anak balita ini, karena asap ini kalau malam sangat terasa di dalam rumah kami, harapan kami ada dari pemerintah menyediakan tempat yang aman dari asap untuk para anak balita kami juga para orang tua jompo. ” Ungkapnya. Tidak cuma ibu Titin yang mengelukan terkait dapat asap ini, ibu Rizki dan ibu yang lainya juga mengeluhkan hal yang sama, “Anak kami baru berumur 1 tahun kami sangat kwatir dengan Dampak dari asap ini, karena anak yang umur satu tahun di pasang masker di buang, jadi kalau malam kami bingung, kwatir sama anak kami, kami hanya berharap ada perhatian baik dari pihak pemerintahan ataupun dari pihak perusahaan seperti PT Campang tiga ini,demi kenyamanan anak kami ini, “paparnya. Dengan terjadinya kebakaran yang terjadi di dusun 7 desa teluk tenggulang,Tungkal Ilir,Banyuasin Sampai sekarang belum ada penanganan secara serius dari pihak medis terkait dampak asap ini,sedangkan konfirmasi baik dengan pihak desa dan kecamatan sudah di sampaikan melalui Group KARHUTLA TUNGKAL ILIR,Tapi sudah tiga hari belum ada respon dan tanggapan yang serius demi menyelamatkan anak anak balita dan orang tua jompo. Pungkasnya. (
Uncategorized

Asap pekat akibat kebakaran Lahan menyebabkan Asap masuk…